Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan Real Estate Alam Sutera Mesat, Laba Bersih Tembus Rp142 Miliar

Penjualan segmen real estate PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) tembus Rp2,43 triliun membuat laba bersih tembus Rp142,92 miliar.
Kawasan permukiman besutan PT Alam Sutera Tbk. di Tangerang. Alam Sutera memiliki beberapa segmen andalan yang menopang penjualan properti perseroan mulai dari properti hunian hingga properti komersial seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan./alam-sutera.com
Kawasan permukiman besutan PT Alam Sutera Tbk. di Tangerang. Alam Sutera memiliki beberapa segmen andalan yang menopang penjualan properti perseroan mulai dari properti hunian hingga properti komersial seperti perkantoran dan pusat perbelanjaan./alam-sutera.com

Bisnis.com, JAKARTA – Penjualan segmen real estate PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) tembus Rp2,43 triliun membuat laba bersih tembus Rp142,92 miliar.

Emiten properti taipan Harjanto Tirtohadiguno PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) mencatat kinerja positif sepanjang 2021 dan mampu membalik laba dari rugi yang cukup dalam pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, sampai dengan 31 Desember 2021, ASRI mencatatkan total pendapatan dari penjualan, pendapatan jasa, dan usaha lainnya senilai Rp2,84 triliun. Jumlah ini lebih besar dari pendapatan Rp1,41 triliun pada 2020.

Segmen real estate menjadi kontributor utama pendapatan dengan torehan sebesar Rp2,43 triliun. Jumlah itu naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp1,08 triliun.

Segmen jasa hospitality dan prasarana memberikan pemasukan hingga Rp402,77 miliar. Terakhir segmen pariwisata menyumbang Rp11,28 miliar dan segmen lainnya Rp1,49 miliar.

Beban usaha perusahaan mengalami kenaikan menjadi Rp1,33 miliar pada 2021 dari Rp816,69 miliar pada 2020. Hasilnya, ASRI mampu mencetak laba kotor senilai Rp1,50 triliun pada 2021 dari tahun sebelumnya hanya senilai Rp596,55 miliar

Adapun, laba ASRI sebelum pajak tercatat melambung ke Rp158 ,47 miliar pada 2021, berbalik dari rugi pada tahun sebelumnya sebanyak Rp960,02 miliar.

Dengan kinerja positif 2021, ASRI juga mampu mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas sebesar Rp142,92 miliar, melesat dari tahun sebelumnya yang sempat mencatat rugi sampai Rp1,03 triliun.

Sementara itu, total aset perusahaan juga meningkat dari Rp21,22 triliun pada 2020 menjadi Rp21,93 triliun pada 2021. Total liabilitas juga naik ke Rp12,39 triliun pada 2021, dari tahun sebelumnya Rp11,84 triliun.

Pada Rabu (6/4/2022), harga saham ASRI tercatat bergerak naik 6 poin atau 3,53 persen ke posisi Rp176. Dalam 2022 berjalan, emiten dengan kapitalisasi pasar Rp3,44 triliun itu harga sahamnya berhasil naik 8,02 persen. Sementara itu, dalam setahun harga sahamnya masih melemah 28,86 persen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper