Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Centratama (CENT) Akuisisi Saham Epid Rp5,05 Triliun, Ini Sumber Dananya

CENT dan CMI akan menggunakan kas internal grup perseroan untuk melakukan Rencana Pembelian Saham Perusahaan Target (Epid) serta fasilitas pinjaman dari Bank CIMB Niaga.
Logo Centratama Group/centratamagroup.com
Logo Centratama Group/centratamagroup.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT) mengumumkan rencana akuisisi perusahaan afiliasinya yaitu PT Epid Menara AssetCo. Senilai Rp5,05 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi, emiten dengan kode saham CENT tersebut menyampaikan rencana pembelian saham perusahaan target yaitu PT Epid Menara AssetCo. Perseroan menyatakan akan membeli 999 saham milik PT EPID Menara HoldCo (EMH) dalam perusahaan target.

Lalu yang kedua, anak perusahaan yaitu PT Centratama Menara Indonesia (CMI) akan membeli 1 saham milik EP ID Holdings Pte. Ltd. dalam perusahaan target, yang seluruhnya merupakan 100 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor perusahaan target, dengan nilai transaksi sebesar Rp35,85 miliar.

"CENT dan CMI akan menggunakan kas internal grup perseroan untuk melakukan Rencana Pembelian Saham Perusahaan Target (EPID)," papar CENT dalam keterbukaan informasi, Jumat (11/3/2022).

CMI akan memperoleh fasilitas pembiayaan baru dari Kreditor Fasilitas Senior untuk mendanai Rencana Penyertaan dalam Perusahaan Target.

Grup Centratama sebagai Penerima Fasilitas telah menandatangani Perjanjian Fasilitas dengan Kreditor Fasilitas Senior dan PT Bank CIMB Niaga Tbk, sebagai agen pada tanggal 8 Maret 2022.

Tujuannya memperoleh pendanaan untuk (antara lain) membiayai penyertaan saham oleh CMI dalam Epid (melalui pembayaran ekuitas di muka), yang lebih lanjut akan digunakan oleh Epid untuk (antara lain) melunasi seluruh jumlah pokok terutang berdasarkan Kesepakatan Pembiayaan Perusahaan Target.

Jumlah keseluruhan fasilitas pinjaman yang akan diberikan berdasarkan perjanjian fasilitas senior adalah sampai dengan US$850 juta atau sekitar Rp12,15 triliun,

Para pihak dalam perjanjian ini adalah Grup Perseroan Penerima Fasilitas, Kreditor Fasilitas Senior dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai agen.

CMI juga akan menyetor dan mengambil bagian atas sebanyak-banyaknya 139.775 saham baru yang akan dikeluarkan oleh perusahaan target yang mencerminkan 99,29 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai penyertaan sebanyak-banyaknya US$350 juta.

Maka nilai keseluruhan rencana transaksi adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp5,05 triliun dengan asumsi kurs Monetary Authority of Singapore per 31 Agustus 2021 sebesar US$1 = Rp14.317.

Nilai tersebut merupakan 219,87 persen ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan perseroan yaitu sebesar Rp2,30 triliun.

Direksi CENT menjelaskan bahwa rencana transaksi ini dilakukan karena perseroan dan anak perusahaannya yaitu CMI tengah mencari peluang untuk menambah kepemilikan menara telekomunikasi.

“Alasan dilakukannya rencana transaksi pengambilalihan sebagian besar saham dalam perusahaan target adalah hingga saat ini perseroan dan CMI selalu mencari peluang untuk menambah kepemilikan menara telekomunikasi baik melalui pertumbuhan secara organik maupun melalui akuisisi menara telekomunikasi untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan portfolio menara telekomunikasi Perseroan dan CMI,” tulis Direksi CENT dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (11/3/2022).

Perseroan pun menyampaikan bahwa setelah transaksi tersebut terlaksana maka CENT dan CMI akan memiliki lebih dari 8.000 sites menara telekomunikasi, yang kemudian akan menghasilkan pendapatan dan EBITDA yang lebih tinggi.

Selain itu, bertambahnya jumlah menara juga dipercaya akan memperkuat posisi grup perseroan. Perseroan juga menjelaskan bahwa rencana transaksi ini sekaligus merupakan transaksi afiliasi.

“Rencana transaksi juga merupakan suatu transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan 42/2020 dikarenakan terdapat hubungan afiliasi antara Perseroan, CMI, Perusahaan Target dan Para Penjual,” tulis Direksi.

Afiliasi tersebut dijelaskan, sebagaimana perseroan, CMI, EMH, dan perusahaan target merupakan entitas yang dikendalikan oleh pihak yang sama yaitu EPID Holdings. Di mana terdapat kesamaan anggota Direksi dan atau Dewan Komisaris antara perseroan, CMI, perusahaan target dan EMH.

Berkaitan dengan itu, Direksi dan Dewan Komisaris Centratama menyatakan bahwa rencana transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper