Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Naik, Investor Asing Incar BBRI Hingga MDKA

IHSG dibuka naik ke posisi 6.927,28. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada 6.936,04 beberapa menit setelah pembukaan
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (4/3/2022) setelah sempat terkoreksi 0,77 persen sebelum libur Nyepi.  

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 09.00 WIB IHSG dibuka naik ke posisi 6.927,28. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada 6.936,04 beberapa menit setelah pembukaan

Tercatat, 207 saham menguat, 246 saham melemah, dan 164 saham bergerak ditempat. Investor asing tercatat membukukan aksi net foreign buy Rp686,52 miliar.

Investor asing tercatat membeli saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp233,8 miliar, atau yang terbanyak sejauh ini.

Menyusul dibelakangnya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp88,3 miliar dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp86 miliar.

Saham PT Adhi Commuter Properti Tbk.(ADCP) menjadi top gainer teratas pada awal sesi setelah naik 12.90 persen ke posisi Rp105 disusul oleh PT Borne Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) yang naik 7,89 persen.

Tim Riset MNC Sekuritas memperkirakan secara teknikal posisi IHSG saat ini sedang berada di bagian dari wave ii, yakni di wave a dari wave ii, sehingga selanjutnya IHSG berpeluang menguat terlebih dahulu untuk membentuk wave b untuk menguji area 6.900-6.920.

“Namun, apabila IHSG belum mampu untuk menembus 6.996 kembali, maka IHSG masih rawan koreksi menuju ke 6.800-6.850,” tulisnya dalam riset harian, Jumat (4/3/2020).

Adapun, MNC Sekuritas memperkirakan gerak IHSG hari ini memiliki level support di 6.758, 6.698 dan level resistance di 7.000, 7.050.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang juga mengatakan IHSG berpeluang menguat dengan adanya dukungan dari kenaikan harga komoditas seperti  batu bara 17,35 persen, minyak mentah 1,57 persen, nikel 7,87 persen dan timah 0,88 persen.

“Hal ini terjadi di tengah terus derasnya capital inflow ke Bursa Saham Indonesia akan menjadi katalis pendorong naik IHSG dalam perdagangan Jumat ini,” ujarnya.

Edwin memperkirakan hari ini IHSG bisa bergerak di kisaran 6.821 – 6.917.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Editor : Dwi Nicken Tari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper