Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Raup Rp228 Miliar, Adhi Commuter Properti (ADCP) Bangun 12 Proyek

Manajemen menyampaikan alokasi penggunaan dana hasil IPO perusahaan akan mengembangkan proyek-proyek eksisting di 12 proyek yang berjalan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  16:05 WIB
Jajaran direksi PT Adhi Commuter Properti Tbk. berfoto bersama dalam paparan publik IPO di Jakarta, Jumat (12/11/2021). -  Bisnis/Dwi Nicken Tari.
Jajaran direksi PT Adhi Commuter Properti Tbk. berfoto bersama dalam paparan publik IPO di Jakarta, Jumat (12/11/2021). - Bisnis/Dwi Nicken Tari.

Bisnis.com, JAKARTA – Anak usaha Adhi Karya, PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) resmi melantai di bursa pada hari ini, Rabu (23/2/2022). Melalui penawaran perdana tersebut, ADCP meraup dana segar sebesar Rp228,8 miliar.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Human Capital ADCP, Mochamad Yusuf menyampaikan alokasi penggunaan dana hasil IPO perusahaan akan mengembangkan proyek-proyek eksisting di 12 proyek yang berjalan.

“Pertama adalah kita kembangkan landed house kami di Adhi City Sentul,” jelasnya pada konferensi pers listing ADCP, Rabu (23/2/2022).

Kemudian dana hasil IPO juga akan dialokasikan untuk pengembangan baru yaitu di stasiun Cikunir 2 yang berada di Bekasi Barat.

Ketiga, dana IPO juga akan digunakan untuk pembayaran obligasi ADCP yang jatuh tempo pada semester pertama 2022 ini.

“Konsep pengembangan kami masih tetap mix use development, dan landed development seluas 12 hektare,” jelasnya.

Direktur Pengembangan Bisnis ADCP Rozi Sparta menambahkan, pada 2022 prospek ADCP sebagai satu-satunya pengembang yang fokus pada pengembangan TOD cukup cerah.

“Produk-produk ADCP mudah diakses dan strategis. Kemudian, LRT akan berjalan pada Agustus 2022, dan akan punya captive seperti terlihat di berbagai negara di dunia, adanya transportasi publik meningkatkan traffic, lokasi pengembangan ADCP sangat strategis dan akan memiliki market besar karena dekat transportasi ini,” ungkap Rozi.

Di sisi lain, dengan dukungan Adhi Karya sebagai perusahaan induk, dari sisi finansial dan operasional, menambah keyakinan pada ADCP melihat sebelumnya Adhi Karya punya pengembangan dan pembangunan di mana pun yang sukses.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson mengatakan, ADCP memiliki kontribusi terhadap ADHI sebesar 10 persen.

“Melihat ADCP saat ini bisa menjadi satu lini bisnis yang menjadi engine booster untuk Adhi Karya,harapannya kontribusinya akan meningkat, seiring dengan terselesaikannya LRT Jabodebek tahap I, Tahap II, tentunya dengan kondisi dan situasi ekonomi semakin membaik kontribusinya semakin besar dan membaik untuk Adhi Karya,” imbuhnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG bei BUMN ipo
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top