Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Panca Mitra Multiperdana (PMMP) Capai Rp2,3 Triliun sampai Akhir 2021

Eksportir udang Panca Mitra Multiperdana (PMMP), yang sebagian sahamnya dimiliki oleh perusahaan Kaesang Pangarep GK Hebat, mencatatkan penjualan sekitar Rp2,33 triliun per November 2021.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  12:31 WIB
Penjualan Panca Mitra Multiperdana (PMMP) Capai Rp2,3 Triliun sampai Akhir 2021
Grand launching Ebinoya, salah satu brand milik PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sektor perikanan, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), telah membukukan pendapatan sebesar US$163 juta per November 2021, 92 persen dari target full year US$180 juta sepanjang 2021.

Sekretaris Perusahaan PMMP Christian Jonathan menjelaskan volume penjualan sampai November 2021 mencapai 18.000 ton. Realisasi ini sejalan dengan target volume penjualan sebesar 19.500 ton.

"PMMP juga telah berhasil membukukan pendapatan usaha sekitar US$163 juta dari target tahunan sekitar sebesar US$ 180 juta atau sekitar 92 persen dari target tersebut," kata Christian dalam jawaban tertulis kepada Bisnis yang dikutip Senin (21/2/2022).

Dengan estimasi kurs Rp14.300 per dolar AS, PMMP mencatatkan penjualan sekitar Rp2,33 triliun per November 2021. Dia mengemukakan kinerja sampai November telah sejalan dengan strategi bisnis perseroan untuk berfokus pada varian produk cooked shrimp dan value added shrimp.

Dia mengatakan kontribusi kedua produk tersebut mencapai 80 persen terhadap total penjualan PMMP dengan volume 14.000 ton per November 2021.

"Secara keseluruhan, realisasi PMMP hingga November 2021 sesuai dengan target dan ekspetasi perseroan. Salah satunya dilihat peningkatan yang cukup signifikan pada penjualan kedua produk tersebut, yakni sebesar 22,7 persen secara tahunan," paparnya.

Christian mengemukakan pula adanya peningkatan margin kotor perusahaan yang dinilainya cukup positif, yakni sebesar 200 bps secara tahunan pada laporan keuangan interim perusahaan per September 2021.

"Untuk hasil Desember 2021, sedang dalam proses audit dan akan kami umumkan secepatnya, kami targetkan dapat kami umumkan sekitar akhir Februari 2022 atau awal Maret 2022," kata dia.

Sebagaimana diketahui, penjualan bersih perseroan pada kurun Januari sampai September 2021 mencapai US$128,73 juta, naik 1,80 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 sebesar US$126,44 juta.

Mayoritas penjualan disumbang oleh udang vaname senilai US$116,53 juta dan disusul oleh penjualan udang black tiger US$10,18 juta.

Dari sisi segmen pasar, sebagian besar penjualan menyasar pasar di benua Amerika dengan total nilai US$113,57 juta, Asia sebesar US$14,78 juta, dan Eropa senilai US$384.335.

Pada sesi I perdagangan Senin (21/2/2022), saham PMMP berada di level Rp458, sama seperti akhir pekan lalu setelah bergerak di rentang Rp454-Rp464. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp1,08 triliun dengan valuasi PER 6,61 kali. Sepanjang 2022, saham PCAR turun 5,37 persen.

Sejumlah 8 persen saham PMMP dipegang oleh PT Harapan Bangsa Kita, yang dimiliki oleh putra Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

udang Kinerja Emiten kaesang Panca Mitra Multiperdana PMMP
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top