Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Bank Jumbo Jadi Incaran Asing saat IHSG Tembus Rekor, Saham ASII, BUKA, UNVR Dijual

Hari ini investor asing mencatatkan aksi beli bersih Rp1,44 triliun di tengah penguatan IHSG ke rekor penutupan tertinggi.
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pengunjung mengambil gambar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Investor asing memburu sejumlah saham perbankan big caps seperti BBCA, BBRI, BBNI saat indeks harga saham gabungan (IHSG) menyentuh rekor penutupan tertinggi pada Rabu (9/2/2022).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini investor asing mencatatkan aksi beli bersih Rp1,44 triliun. Sepanjang 2022, investor asing membukukan net foreign buy Rp12,69 triliun.

Mengutip data konsultan keuangan D'Origin, saham BBCA menjadi yang paling banyak diborong investor asing dengan net buy Rp398,66 miliar. Selanjutnya, ada saham BBRI Rp235,3 miliar, BBNI Rp170,02 miliar, TLKM Rp152,28 miliar, dan ADRO Rp96,29 miliar.

Di sisi lain, investor asing cenderung melepas saham ASII dengan net sell Rp65,96 miliar, BUKA Rp31,55 miliar, PSKT Rp31,54 miliar, UNVR Rp17,74 miliar, dan TPIA Rp16,58 miliar.

Sementara itu, terjadi transaksi tutup sendiri atau crossing saham TLKM senilai Rp391,95 miliar dari broker asing ke broker asing di harga Rp4.242. Crossing juga terjadi di saham SMMA pada harga Rp12.267 senilai Rp331,7 miliar dari broker domestik ke broker asing.

Pada akhir sesi II pukul 15.15 WIB, IHSG ditutup naik 0,66 persen atau 45,08 poin dan membawanya parkir di posisi tertingginya yaitu 6.834,61. Sepanjang hari, indeks bergerak pada rentang 6.796,63 - 6.840,39.

Tercatat 277 saham ditutup menguat, 269 saham melemah, sedangkan 230 saham diperdagangkan stagnan. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat senilai Rp8.614 triliun. Sedangkan total transaksi mencapai Rp13,48 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper