Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

18 Bulan Disuspen BEI, Garda Tujuh Buana (GTBO) Berisiko Delisting

BEI menyampaikan bahwa emiten berkode saham GTBO tersebut per 14 Juli 2022 mendatang akan mencapai masa suspensi selama 24 bulan.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 15 Januari 2022  |  12:52 WIB
18 Bulan Disuspen BEI, Garda Tujuh Buana (GTBO) Berisiko Delisting
Pegawai melintas di dekat layar yang menampilkan logo Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (4/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan emiten batu bara PT Garda Tujuh Buana Tbk. (GTBO) berpotensi delisting, setelah 18 bulan lalu bursa mensuspensi saham tersebut di seluruh pasar.

Mengutip keterbukaan informasi, Sabtu (15/1/2022), BEI menyampaikan bahwa emiten berkode saham GTBO tersebut per 14 Juli 2022 mendatang akan mencapai masa suspensi selama 24 bulan. 

Adapun berdasarkan pengumuman bursa No.: Peng–SPT–00017/BEI.PP3/07-2020 tanggal 14 Juli 2020 perihal Pengumuman Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) serta Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa, Bursa dapat menghapus efek Perusahaan Tercatat. 

Di mana syarat penghapusan efek perusahaan tercatat tersebut pertama, mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat. 

Pengaruh negatif tersebut baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai

Kemudian, saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di pasar negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir juga bisa lengser dari bursa.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dapat kami sampaikan bahwa saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (Perseroan) telah disuspensi di Seluruh Pasar selama 18 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 14 Juli 2022," tulis BEI dalam pengumuman yang dikutip Bisnis, Sabtu (15/1/2022). 

Per 30 September 2021,  porsi saham publik di GTBO mencapai 7,61 persen. Adapun pemegang saham pengendali GTBO adalah Bank Julius Baer and Co. Ltd. sebesar 32,78 persen DBS Bank Ltd. - SG sebesar 33,40 persen, dan PT Garda Minerals sebesar 26,21 persen.

Bursa pun menyampaikan untuk pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perseroan, dapat menghubungi sekretaris perusahaan Rinaldi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia delisting garda tujuh buana
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top