Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhir 2021, Lippo Karawaci (LPKR) Cetak Marketing Sales Rp4,96 Triliun

Kesuksesan prapenjualan ini salah satunya bersumber dari keberhasilan peluncuran 286 unit produk rumah tapak Cendana Cove dengan harga terjangkau di Lippo Village.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  20:18 WIB
CEO Lippo Karawaci John Riady saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
CEO Lippo Karawaci John Riady saat berkunjung ke kantor Bisnis Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mencatatkan marketing sales atau prapenjualan sepanjang 2021 mencapai Rp4,96 triliun. Nilai prapenjualan ini naik 86 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dan 18 persen di atas target prapenjualan yang sebelumnya telah direvisi, sebesar Rp4,2 triliun.

CEO Lippo Karawaci John Riady mengatakan, kesuksesan prapenjualan tersebut didorong oleh prapenjualan LPKR pada kuartal IV/2021 yang meningkat 174 persen YoY menjadi Rp1,08 triliun.

Dia mengatakan, kesuksesan prapenjualan ini salah satunya bersumber dari keberhasilan peluncuran 286 unit produk rumah tapak Cendana Cove dengan harga terjangkau di Lippo Village, yang digelar pada tanggal 21 November 2021 dengan mayoritas pembeli merupakan pemakai (end-user).

Penjualan produk rumah tapak dengan harga terjangkau tersebut memberikan kontribusi sebesar 63 persen dari total prapenjualan kuartal IV/2021.

"Selain rumah tapak, kesuksesan prapenjualan LPKR juga didorong oleh beberapa produk lainnya, seperti apartemen siap huni yang baru selesai dibangun dan klaster komersial," ujar John dalam keterangan resminya, Rabu (12/1/2022).

Dia menyebut, pada 21 Oktober 2021, LPKR juga berhasil menjual habis 91 unit klaster Hive, klaster komersial dengan harga terjangkau pertama di Lippo Village dalam waktu empat jam.

“Beranjak dari kesuksesan bisnis properti kami pada tahun 2021, kami optimistis prapenjualan pada tahun 2022 juga akan mampu memberikan hasil yang menggembirakan," tutur dia.

Manajemen LPKR memperkirakan prapenjualan akan tetap kuat pada 2022, menyusul peningkatan 86 persen pada 2021, dengan peningkatan sebesar lebih dari 5 persen menjadi Rp5,2 triliun pada 2022.

Selain itu, lanjutnya, prapenjualan LPKR sebagai induk perusahaan akan berkontribusi sebesar 73 persen tahun ini, dibandingkan dengan 75 persen pada 2021.

Melihat tren positif tersebut, LPKR juga berencana untuk meluncurkan berbagai macam produk rumah tapak dengan harga terjangkau, serta produk lainnya tahun ini. Mulai dari proyek mid-rise hingga berbagai unit apartemen siap huni pada 2022.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lippo karawaci emiten properti marketing sales
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top