Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mau Rights Issue, Saham Matahari Putra Prima (MPPA) Melesat 452 Persen

Harga saham MPPA dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp4,37 triliun tersebut telah naik sebesar 17,89 persen dalam waktu sepekan, dan melonjak 452 persen sepanjang tahun ini.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 01 Desember 2021  |  12:40 WIB
Petugas Hypermat tengah memindahkan barang belanjaan konsumen. Layanan park and pick up menjadi salah satu layanan baru PT Matahari Putra Prima Tbk. sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). - hypermart.co.id
Petugas Hypermat tengah memindahkan barang belanjaan konsumen. Layanan park and pick up menjadi salah satu layanan baru PT Matahari Putra Prima Tbk. sejak penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). - hypermart.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten ritel, PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) terpantau melesat hingga 18,85 persen setelah perseroan mengumumkan akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT VI) atau rights issue pada akhir tahun ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pada akhir sesi I pukul 11.30 WIB, Rabu (1/12/2021), saham emiten berkode MPPA tersebut naik hingga 18,85 persen atau 92 poin ke level 580. Melesatnya saham MPPA tersebut membawanya masuk dalam urutan kedua top gainers pada perdagangan sesi I hari ini.

Sementara itu, berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (30/11/2021), perseroan mengumumkan bahwa akan melakukan PUT VI kepada pemegang saham perseroan dalam rangka penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

MPPA diketahui menawarkan maksimal 1,17 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp50 setiap saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp760 per lembar saham.

“Setiap saham yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp760 setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya 13,46 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PUT VI,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (1/12/2021).

Melalui aksi korporasi tersebut, perseroan mengincar dana sebanyak-banyaknya Rp890,11 miliar.

Adapun harga rights issue yang ditawarkan perseroan sebesar Rp760 per saham berada di atas harga pasar saat ini yaitu sebesar Rp580 per saham.

Manajemen menjelaskan, setiap pemegang 45 saham biasa atas nama yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham (DPS) pada tanggal 8 Desember 2021 pukul 16.15 WIB mendapatkan 7 HMETD.

Di mana satu HMETD berhak untuk membeli satu saham baru dengan nilai nominal Rp50 setiap saham, dengan harga pelaksanaan Rp760 per saham. 

Perseroan menjelaskan, apabila saham baru yang ditawarkan dalam PUT VI ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham.

Selain rights issue, perseroan sebelumnya juga mengumumkan telah membuka sembilan gerai Hypermart baru per kuartal III/2021. Di mana sembilan gerai tersebut menempati bekas gerai Giant.

Sebagai informasi, harga saham MPPA dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp4,37 triliun tersebut telah naik sebesar 17,89 persen dalam waktu seminggu ke belakang. Sepanjang tahun ini, saham MPPA juga terpantau telah melonjak 452,38 persen.

Namun dalam satu bulan belakangan, saham MPPA telah turun sebesar 4,13 persen dan dalam waktu tiga bulan belakang telah turun sebanyak 49,57 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Aksi Korporasi matahari putra prima rights issue
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top