Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arwana Citramulia (ARNA) Kejar Laba Bersih Naik 40 Persen Akhir 2021

Pertumbuhan penjualan ARNA dicapai dengan strategi penjualan ke kota-kota Tier 3 seperti ke Kediri, Palopo, Lahat, dan daerah-daerah lainnya di Indonesia.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 30 November 2021  |  04:30 WIB
Pabrik 5b (P5B) milik PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) di Mojokerto, Jawa Timur - dok.Perusahaan.
Pabrik 5b (P5B) milik PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) di Mojokerto, Jawa Timur - dok.Perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) memproyeksikan bottom line atau laba bersih perseroan mampu tumbuh 40 persen hingga akhir 2021.

Direktur Utama Arwana Citramulia Tandean Rustandy mengatakan, dirinya sangat yakin penjualan emiten berkode saham ARNA ini akan sangat baik sepanjang 2021.

"Proyeksinya pertumbuhan kuantitas tidak sampai 10 persen tapi bottom line 40 persen karena produktivitas efisiensi kami," kata Tandean di Jakarta, Senin (29/11/2021).

Dia melanjutkan, pertumbuhan penjualan ini tidak dicapai Arwana dengan menaikkan harga jual. Menurutnya, Arwana tidak boleh memberatkan konsumennya.

Pertumbuhan penjualan ARNA dicapai dengan strategi penjualan ke kota-kota Tier 3 seperti ke Kediri, Palopo, Lahat, dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. "Daerah-daerah di situ yang menopang pertumbuhan kami," ucapnya.

Adapun hingga September 2021, ARNA mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1,885 triliun. Penjualan ini naik 16,94 persen dibandingkan kuartal III/2020 sebesar Rp1,619 triliun.

Beban pokok penjualan perseroan meningkat 7 persen menjadi Rp1,20 triliun, dari Rp1,12 triliun secara tahunan atau year on year (yoy). Meski beban pokok meningkat, perseroan masih mampu mencatatkan peningkatan laba kotor sebesar 40,17 persen menjadi Rp677 miliar, dari Rp482 miliar secara yoy.

Meningkatnya kinerja penjualan perseroan turut mengerek laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk ARNA 56,8 persen menjadi Rp347,4 miliar, dari Rp221,5 miliar secara tahunan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arwana citramulia Kinerja Emiten emiten keramik
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top