Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana Kelolaan Reksa Dana Tahun Ini Diramal Lampaui Capaian 2020

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, dana kelolaan reksa dana per Oktober 2021, telah mencapai Rp558,17 triliun.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 28 November 2021  |  13:15 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Manajer investasi menyampaikan nilai aktiva bersih (NAB) alias dana kelolaan reksa dana pada tahun ini berpotensi bisa melampaui capaian tahun sebelumnya.

Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto menyampaikan kemungkinan tersebut seiring dengan adanya potensi kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir tahun dan juga kenaikan harga obligasi.

“Kemungkinan [total NAB reksa dana tahun ini lampaui capaian tahun sebelumnya] bisa karena potensi dari kenaikan IHSG dan harga obligasi hingga akhir tahun juga bisa mengangkat dana kelolaan,” ungkap Rudiyanto kepada Bisnis, Jumat (28/11/2021).

Menurutnya sentimen window dressing pada akhir tahun berpotensi mengangkat dana kelolaan reksa dana berbasis saham pada Desember 2021.

Di sisi lain, ungkapnya jika terjadi koreksi-koreksi di pasar modal, momen tersebut juga menjadi kesempatan oleh investor untuk masuk berinvestasi.

Terkait dengan rendahnya suku bunga saat ini, Rudiyanto menyampaikan bahwa tren suku bunga rendah akan sangat mempengaruhi minat investor terhadap produk reksa dana. Hal tersebut karena ketika suku bunga rendah, investor jelasnya akan mencari produk investasi alternatif.

Selain itu Rudiyanto mengatakan, pandemi Covid-19 juga tidak menghalangi pertumbuhan investor reksa dana.

“Ketika pandemi mulai terkendali tahun ini, minat investor juga terus meningkat, kontribusi utamanya dari fintech yang mempermudah pembukaan rekening dan transaksi,” paparnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, dana kelolaan reksa dana per Oktober 2021, telah mencapai Rp558,17 triliun. Nilai tersebut naik 5,34 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp529,87 triliun.

Dana kelolaan reksa dana pada Oktober 2021 sendiri, juga telah melampaui capaian dana kelolaan pada akhir tahun 2019 yaitu sebesar Rp542,17 triliun.

Tren kenaikan dana kelolaan reksa dana sendiri, setidaknya telah terjadi dalam delapan tahun belakang. Di mana NAB tertinggi reksa dana terdapat pada akhir tahun 2020 yaitu sebesar Rp573,54 triliun.

Sementara pada tahun 2013, dana kelolaan reksa dana per Desember tercatat sebanyak Rp193,57 triliun. Dari tahun tersebut, dana kelolaan reksa dana terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Obligasi reksa dana dana kelolaan
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top