Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HERO Dirikan Anak Usaha Distribusi Kesehatan & Kecantikan Nusantara

Hero Supermarket mendirikan anak usaha bernama PT Distribusi Kesehatan & Kecantikan Nusantara (DKKN).
Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvallrn
Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk. Patrik Lindvallrn

Bisnis.com, JAKARTA - PT Hero Supermarket Tbk. (HERO) kembali mendirikan anak usaha baru. Kali ini, perseroan bersama PT Rumah Mebel Nusantara (RUMAH) mendirikan anak usaha bernama PT Distribusi Kesehatan & Kecantikan Nusantara (DKKN).

Sebagaimana diketahui, RUMAH merupakan perusahaan terkendali perseroan dengan jumlah persentase kepemilikan saham sebesar 99,99 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), GM Corporate Secretary, Legal Strategy & Licences HERO Iwan Nurdiansyah mengatakan, pendirian DKKN bertujuan untuk melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan besar.

"PT DKKN didirikan dengan modal dasar senilai Rp11 miliar yang terbagi atas 1,1 juta lembar saham," kata Iwan, Rabu (17/11/2021).

Dia melanjutkan, dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan saham sejumlah 549.999 lembar yang keseluruhannya bernilai nominal Rp5,49 miliar. Sementara RUMAH melakukan penyetoran penuh atas satu lembar saham yang keseluruhannya bernilai nominal Rp10.000.

Iwan juga memastikan, pendirian anak usaha ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, HERO bersama Rumah Mebel Nusantara sebelumnya juga mendirikan anak usaha baru bernama PT Distribusi Mebel Nusantara (DMN).

Sama seperti DKKN, DMN didirikan dengan modal dasar senilai Rp11 miliar yang terbagi atas 1,1 juta lembar saham. Dari modal dasar tersebut, HERO menempatkan dan menyetor penuh atas saham sejumlah 1 lembar yang keseluruhannya bernilai nominal Rp10.000.

Kemudian, RUMAH melakukan penyetoran penuh atas 1.099.999 saham yang keseluruhannya bernilai nominal Rp10,99 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper