Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsolidasikan Menara di Bawah Protelindo, Ini Penjelasan Sarana Menara Nusantara (TOWR)

Manajemen Sarana Menara Nusantara menjelaskan transaksi konsolidasi menara di bawah Protelindo bukan merupakan upaya untuk membawa anak usaha TOWR tersebut ke lantai bursa.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 November 2021  |  11:24 WIB
Konsolidasikan Menara di Bawah Protelindo, Ini Penjelasan Sarana Menara Nusantara (TOWR)
Halaman muka Laporan Tahunan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. 2017. - ptsmn.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Manajemen PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) angkat bicara terkait aksi konsolidasi sejumlah menara melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo).

Wakil Direktur TOWR Adam Ghifari menjelaskan, transaksi konsolidasi menara di bawah Protelindo bukan merupakan upaya untuk membawa anak usaha TOWR tersebut ke lantai bursa. Ia mengatakan, konsolidasi tersebut adalah untuk kepentingan perusahaan induk.

“Untuk akuisisi aset tower atau akuisisi perusahaan dengan tower itu sebenarnya untuk kepentingan TOWR juga,” jelasnya saat dihubungi pada Selasa (2/11/2021).

Ke depannya, Adam mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya aksi konsolidasi menara lanjutan. Menurutnya, proses konsolidasi ini akan bergantung pada ketersediaan tower untuk dijual dan adanya penawaran untuk hal tersebut.

Selain itu, TOWR juga tidak mematok angka pasti terkait target jumlah menara yang akan dikonsolidasikan dibawah Protelindo.

“Ini bergantung pada kapan tersedianya penawaran tower untuk dijual. Kami tidak mengendalikan proses tersebut, termasuk waktu terjadinya dan nilainya,” katanya.

Sebelumnya, melalui PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) TOWR mengkonsolidasikan sejumlah menara dengan membelinya dari tiga entitas dibawah Protelindo. Ketiganya yakni PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), PT Komet Infra Nusantara (KIN), dan PT Quattro International (Quattro).

Melalui Iforte, Protelindo membeli 1 menara telekomunikasi yang dimiliki Iforte senilai Rp971,64 juta.

Protelindo juga membeli 241 unit menara telekomunikasi dari KIN senilai Rp262 miliar. Pembayaran atas transaksi ini dilakukan atas dua tahap. Pertama, Rp10 miliar dibayarkan pada saat penandatanganan perjanjian.

Kedua, pelunasan sebesar Rp252 miliar akan dibayarkan enam bulan setelah tanggal perjanjian tersebut.

Selanjutnya, melalui Quattro, Protelindo membeli 10 unit menara telekomunikasi dengan nilai transaksi Rp14,46 miliar.

Manajemen menjelaskan, transaksi ini dilakukan untuk mengkonsolidasikan menara telekomunikasi kepada Protelindo. Melalui transaksi di atas, maka Protelindo dapat meningkatkan efisiensi penerimaan arus kas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana menara nusantara protelindo
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top