Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kekayaan Orang Paling Tajir di Indonesia Menyusut Rp23,87 Triliun Sepanjang 2021 

Tiga orang terkaya di Indonesia mengalami penurunan nilai kekayaan sepanjang 2021 di tengah pandemi Covid-19.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  12:42 WIB
Miliarder Indonesia Michael Bambang Hartono, salah satu pemilik Djarum Group, berfoto setelah wawancara di Jakarta, Indonesia, pada 21 Agustus 2018. Hartono, salah satu orang terkaya di Indonesia, yang pundi-pundi kekayaannya berasal dari tembakau, perbankan, dan telekomunikasi, adalah seorang taipan dan juga pemain bridge profesional berusia 78 tahun. Bloomberg - Dimas Ardian
Miliarder Indonesia Michael Bambang Hartono, salah satu pemilik Djarum Group, berfoto setelah wawancara di Jakarta, Indonesia, pada 21 Agustus 2018. Hartono, salah satu orang terkaya di Indonesia, yang pundi-pundi kekayaannya berasal dari tembakau, perbankan, dan telekomunikasi, adalah seorang taipan dan juga pemain bridge profesional berusia 78 tahun. Bloomberg - Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga konglomerat Indonesia terpantau mengalami penyusutan kekayaan bersih sepanjang tahun berjalan ini (year-to-date). 

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index (BBI) Senin (4/10/2021), hanya tiga orang terkaya RI yang masuk daftar 500 orang paling kaya di dunia, yakni Robert Hartono, Michael Hartono, dan Sri Prakash Lohia.

Pertama, kekayaan Robert Budi Hartono telah berkurang US$344 juta sepanjang 2021 ini. Total kekayaannya saat ini diperkirakan mencapai US$17 miliar atau setara dengan Rp238 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS). 

Budi Hartono saat ini berada di peringkat 115 dalam orang terkaya di dunia daftar Bloomberg Billionaires Index. Sementara kakaknya, Michael Bambang Hartono menempati urutan ke 124. 

Bambang Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwei Siang tercatat memiliki kekayaan bersih sebesar US$6 miliar atau setara Rp224 triliun. Jumlah tersebut menyusut sekitar US$271 juta sepanjang tahun berjalan ini. 

Sudah menjadi rahasia umum, Hartono bersaudara merupakan  pewaris Grup Djarum ini usaha termasuk industri rokok, perbankan, elektronik, minuman kemasan, perkebunan, pulp dan kertas, properti, dan telekomunikasi.

Keduanya juga merupakan pemegang saham terbesar di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melalui PT Dwimuria Investama Andalan dengan kepemilikan sebesar 54,94 persen.

Sementara itu, taipan RI ketiga yang masuk daftar Bloomberg Billionaires Index adalah Sri Prakash Lohia. Pria kelahiran India ini menduduki peringkat ke 488 dengan kekayaan bersih US$5,18 miliar atau setara Rp72,55 triliun. 

Kekayaan pendiri perusahaan petrokimia dan tekstil, PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) ini tercatat telah berkurang US$1,09 miliar atau Rp12,260 triliun secara year to date. 

Jika diakumulasikan ketiga taipan ini mengalami penurunan kekayaan sejumlah US$1,70 miliar atau setara Rp23,87 triliun sepanjang 2021.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya sri prakash lohia budi hartono michael hartono
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top