Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 28 September 2021

Pada perdagangan Senin (27/9), rupiah ditutup menguat tipis 5 poin atau 0,04 persen ke level Rp14.252 per dolar AS di saat indeks dolar AS terpantau menguat 0,07 poin atau 0,08 persen ke 93,397.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 September 2021  |  15:06 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 28 September 2021
Petugas menunjukkan mata uang dolar AS dan rupiah di Money Changer, Jakarta, Senin (19/4/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan dipengaruhi penguatan indeks dolar AS pada perdagangan hari ini, Selasa (28/9/2021).

Pada perdagangan Senin (27/9), rupiah ditutup menguat tipis 5 poin atau 0,04 persen ke level Rp14.252 per dolar AS di saat indeks dolar AS terpantau menguat 0,07 poin atau 0,08 persen ke 93,397.

Adapun pada perdagangan hari ini, indeks dolar AS terpantau menguat 0,083 poin atau 0,09 persen ke 93,467 pada pukul 08.00. Indeks dolar melanjutkan penguatan kemarin di menyusul kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun yang jadi acuan mencapai level tertinggi tiga bulan di 1,516 persen pada Senin (27/9).

Para pejabat Fed, termasuk satu anggota dewan berpengaruh, pada Senin (27/9) mengaitkan pengurangan pembelian obligasi bulanan Fed dengan pertumbuhan pekerjaan yang berkelanjutan, dengan laporan ketenagakerjaan September sekarang menjadi pemicu potensial untuk tapering obligasi bank sentral.

Sementara itu, Gubernur The Fed Jerome Powell akan bergabung dengan Menteri Keuangan Janet Yellen untuk berbicara di depan Kongres pada Selasa waktu setempat.

"Seberapa banyak tapering itu sendiri bukanlah kejutan, akhir yang lebih awal dari programnya akan memperkuat bahwa risiko penurunan terhadap dolar AS telah berkurang," Mazen Issa, ahli strategi senior valas di TD Securities, menulis dalam sebuah catatan riset.

TD Securities memperkirakan The Fed akan mengakhiri program pelonggaran kuantitatif pada Juni 2022.

"Jika putaran tapering terakhir merupakan indikasi, sekitar setengah dari kenaikan siklikal dolar AS diamati tiga bulan setelah tapering," tambahnya.

15:06 WIB

Rupiah turun 20 poin

Pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup koreksi 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.272,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,17 persen ke level 93,546.

14:29 WIB

Rupiah melemah jelang penutupan

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 27 poin atau 0,19 persen ke Rp14.280 per dola AS jelang akbir perdagangan.

11:34 WIB

Rupiah melemah 10 poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.262 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,046 poin atau 0,05 persen ke level 93,429 pada pukul 11.24 WIB.

11:18 WIB

Rupiah melemah 8,5 poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 8,5 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.261 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,064 poin atau 0,07 persen ke level 93,447 pada pukul 11.02 WIB.

09:49 WIB

Rupiah melemah 8 poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 8 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.260,5 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,079 poin atau 0,08 persen ke level 93,462 pada pukul 09.38 WIB.

09:03 WIB

Rupiah dibuka melemah

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah 9 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.261,5 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,092 poin atau 0,1 persen ke level 93,475 pada pukul 08.50 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah Rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top