Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

30 Korporasi Antre Terbitkan Surat Utang Rp25 Triliun

Perseroan masih antusias untuk melakukan pendanaan di pasar modal. Hal tersebut tercermin dari jumlah korporasi dalam pipeline yang masih cukup baik.
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (24/6/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada 30 perusahaan publik yang ingin menerbitkan emisi obligasi dan sukuk senilai Rp24,84 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan Sampai dengan 3 September 2021, terdapat 30 perusahaan yang berada pada pipeline saham Bursa dengan total dana yang direncanakan untuk dihimpun sebesar Rp24,84 triliun.

"Sementara untuk obligasi dan sukuk, saat ini sudah 26 emisi yang berada di pipeline Bursa dan akan diterbitkan oleh 17 perusahaan. Total emisi obligasi maupun sukuk yang direncanakan oleh perusahaan-perusahaan tersebut sebesar Rp24,84 triliun," katanya dikutip pada Selasa (7/9/2021).

BEI, lanjutnya, menilai bahwa perusahaan masih antusias untuk melakukan pendanaan di pasar modal. Hal tersebut dapat dilihat dari perusahaan-perusahaan yang berada dalam pipeline jumlahnya masih baik. Menurutnya antusiasme dan optimisme terhadap pasar modal dinilai masih terjaga baik.

Hal itu didorong oleh  stabilitas nasional dan pemulihan ekonomi yang masih berlanjut di tahun 2021. Nyoman menambahkan setiap emiten memiliki opsi pendanaan masing-masing, yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

"Sebagai contoh misalnya perusahaan yang sudah berulang kali mencatatkan obligasi maupun sukuk, akan lebih dikenal publik. Kondisi ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan apabila akan melakukan pendanaan selanjutnya," katanya.

Adapun, perusahaan tersebut kemungkinan telah memiliki basis investor yang telah melakukan investasi pada obligasi maupun sukuk yang diterbitkan sebelumnya.

Kondisi yang sama, kata Nyoman, juga dapat terjadi pada perusahaan yang akan melakukan rights issue.

BEI mencatat ada 44 perusahaan publik yang ingin menggelar rights issue dengan target dana Rp116,57 triliun.

Nyoman mengungkapkan saat ini total emisi rights issue dalam pipeline Bursa berjumlah 44 perusahaan dengan total dana yang direncanakan sebesar Rp116,57 triliun. Dia menambahkan salah satu perusahaan yang akan melakukan penambahan modal melalui rights issue adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Total dana yang akan diperoleh BBRI ditargetkan sebesar Rp95,9 triliun. "Pelaksanaan rights issue yang dilakukan BBRI merupakan nilai rights issue terbesar di tahun 2021 dan juga akan mencetak sejarah baru dalam perolehan dana sejak diaktifkannya pasar modal Indonesia," pangkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper