Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berbalik Untung, Indomobil Multi Jasa (IMJS) Cetak Laba Rp25,5 Miliar

IMJS mencetak laba bersih Rp25,48 miliar pada semester I/2021 dibandingkan dengan posisi rugi periode berjalan sebesar Rp13,11 miliar pada semester I/2020.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  13:41 WIB
Dari kiri ke Kana: Toshiro Mizutani (Direktur Tidak Terafiliasi), Josef Utamin (Komisaris), Gunawan Effendi (Wakil Direktur Utama), Jusak Kertowidjojo (Direktur Utama), Soebronto Laras (Komisaris Utama), Tan Lian Soei (Komisaris Independen), Andrew Nasuri (Direktur) saat RUPS 2019 - Dok.Perusahaan
Dari kiri ke Kana: Toshiro Mizutani (Direktur Tidak Terafiliasi), Josef Utamin (Komisaris), Gunawan Effendi (Wakil Direktur Utama), Jusak Kertowidjojo (Direktur Utama), Soebronto Laras (Komisaris Utama), Tan Lian Soei (Komisaris Independen), Andrew Nasuri (Direktur) saat RUPS 2019 - Dok.Perusahaan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indomobil Multi Jasa Tbk. mencetak penurunan pendapatan sepanjang semester pertama tahun ini. Kendati demikian, anak usaha PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. ini berhasil berbalik untung dengan mencetak laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2021 pada Senin (30/8/2021), emiten berkode IMJS ini mencatat pendapatan Rp1,95 triliun turun 8,51 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp2,13 triliun.

Beban pokok pendapatan malah meningkat menjadi Rp1,31 triliun dari posisi Rp1,27 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, menghasilkan laba bruto yang lebih rendah sebesar Rp641,03 miliar dari Rp858,76 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kendati begitu, perseroan berhasil menekan beban umum dan administrasi menjadi Rp505,52 miliar pada semester awal tahun ini dibandingkan dengan Rp616,32 miliar pada paruh awal tahun lalu.

Perseroan juga berhasil mencatatkan pendapatan operasi lain yang meningkat menjadi Rp212,59 miliar dari posisi Rp108,59 miliar. Beban keuangan perseroan juga berhasil diperkecil menjadi Rp282,02 miliar dari posisi Rp319,57 miliar.

Dengan demikian, posisi laba sebelum pajak final dan beban penghasilan menjadi Rp15,91 miliar, berbalik laba dibandingkan dengan rugi Rp22,86 miliar.

Adapun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp25,48 miliar pada semester I/2021 dibandingkan dengan posisi rugi periode berjalan sebesar Rp13,11 miliar pada periode sama tahun lalu.

Di sisi lain, total liabilitas IMJS meningkat tipis 2,76 persen menjadi Rp20,58 triliun pada semester pertama tahun ini dibandingkan dengan Rp20,03 triliun pada periode akhir tahun 2020.

Rinciannya, liabilitas jangka panjang turun tipis menjadi Rp10,11 triliun dari Rp10,41 triliun, sementara liabilitas jangka pendek meningkat menjadi Rp10,47 triliun dari Rp9,61 triliun.

Adapun total aset perseroan juga meningkat 3,13 persen menjadi Rp24,38 triliun pada semester ganjil ini dari Rp23,63 triliun per akhir tahun lalu.

Rinciannya, total aset lancar meningkat menjadi Rp9,02 triliun dari Rp8,26 triliun, sementara aset tidak lancar turun tipis menjadi Rp15,35 triliun dari Rp15,37 triliun.

Adapun, total ekuitas perseroan sebesar Rp3,79 triliun pada semester awal ini naik dibandingkan dengan Rp3,36 triliun pada akhir tahun lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten indomobil multi jasa Emiten Otomotif
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top