Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Susul Bukalapak (BUKA), Blibli.com Disebut Mau IPO di BEI Tahun Depan

Blibli memiliki dukungan kuat GDP Ventures, yang merupakan lengan bisnis modal venture Grup Djarum yang dikendalikan oleh orang terkaya RI, Hartono Bersaudara.
Blibli. /Blibli
Blibli. /Blibli

Bisnis.com, JAKARTA – PT Global Digital Niaga, perusahaan yang mengelola Blibli.com disebut telah memilih penasihat keuangan untuk aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Berdasarkan sumber Bloomberg, dikutip Kamis (26/8/2021), Blibli.com yang didukung oleh konglomerat Grup Djarum mempertimbangkan IPO di Bursa Efek Indonesia pada awal tahun depan.

Blibli.com bekerja sama dengan Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan penjualan saham pertama kali, kata sumber Bloomberg. Adapun bank lain dapat ditambahkan ke dalam daftar untuk menangani IPO Blibli.

Lantaran masih dalam tahap dikusi awal, target dana IPO belum disebutkan. Perwakilan dari Blibli mengatakan, perusahaan terbuka terhadap berbagai opsi untuk mengembangkan ekosistem, namun menolak untuk berkomentar langsung mengenai IPO.

Apabila aksi ini berjalan mulus, Blibli akan menjadi platform e-commerce yang masuk ke BEI setelah aksi IPO jumbo PT Bukalapak.com (BUKA).

Berdasarkan data Similarweb periode Januari-Juni 2021, jumlah kunjungan platform e-commerce terus meningkat setiap bulannya.

Tokopedia tercatat paling banyak dikunjungi, di mana setiap bulannya total kunjung mencapai 132,8 juta kali. Berikutnya, masing-masing secara berurutan menempati peringkat 2 hingga 5 yaitu Shopee mencatat kunjungan bulanan 116 juta kali, Bukalapak 28,9 juta kali,  Lazada mencapai 25,69 juta kali, dan Blibli dengan 17,98 juta.

Berdasarkan informasi di website perusahaan, Blibli berdiri tahun 2011, merupakan e-commerce buatan Indonesia dengan model bisnis yang fokus pada B2B, B2C, dan B2B2C (Business to Business to Consumer).

Sebagai mal online terbesar dan terpercaya, Blibli menawarkan berbagai pilihan produk berkualitas yang disediakan oleh lebih dari 100.000 mitra usaha, mulai dari kebutuhan primer, produk elektronik termasuk gadget, kebutuhan sehari-hari hingga produk untuk keperluan gaya hidup.

Kecepatan pengiriman di Blibli didukung oleh armada BES dan 15 mitra logistik, serta memiliki 20 gudang, dan 32 hub yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

Blibli memiliki dukungan kuat GDP Ventures, yang merupakan lengan bisnis modal ventura Grup Djarum yang dikendalikan oleh orang terkaya RI, Hartono Bersaudara. Berdasarkan Bloomberg Billionairs Index, Budi dan Michael Hartono masing-masing memiliki kekayaan bersih (net worth) US$16,5 miliar dan US$15,5 miliar.

GDP Ventures didirikan pada 2010 yang berdasarkan halaman websitenya, memiliki portofolio startup termasuk 88 Rising, Agate, Bobotoh.id, Bolalob, Dailysocial, Endeus, Gushcloud, historia, IDN Media, Hybrid, IESPL, Kaskus, Kincir, Kumparan, Kurio, Lokadata, Narasi, Now United, Opini.id, Razer, Tado, Visinema, dan WomenTalk.com.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper