Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pieter Tanuri Borong UVCR

Pieter Tanuri saat ini tercatat sebagai pemegang saham pengendali PT Bali Bintang Sejahtera Tbk. (BOLA).
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 18 Agustus 2021  |  07:24 WIB
Pieter Tanuri Borong UVCR
Presdir PT. Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri (keempat kanan) berbincang dengan tujuh penerima beasiswa berlatih sepak bola di Manchester United Soccer School yang tiba dari Inggris di Wisma Archilles Jakarta Barat, Rabu (26/8). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Konglomerat Pieter Tanuri diumumkan menjadi pemegang saham emiten anyar PT Trimegah Karya Pratama Tbk. 

Disampaikan dalam penjelasan ke bursa oleh Hady Kuswanto, Direktur Utama UVCR bahwa Pieter yang juga pengendali Bali United (BOLA) itu masuk pada 10 Agustus 2021 lalu. 

"Berdasar daftar pemegang saham perseroan per tanggal 10 Agustus 2021, tercatat bapak Pieter Tanuri memiliki 35 juta saham," ulas Hady dalam keterbukaan bertanggal Senin, (16/8/2021). 

Jumlah saham Pieter ini setara dengan 1,75 persen dari UVCR. Hady menyebutkan masyarakat di Tanah Air dapat dimiliki saham UVCR karena merupakan perusahaan terbuka. 

"Saham Perseroan sudah dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sehingga masyarakat dapat berpartisipasi membeli dan menjual saham Perseroan di pasar sekunder termasuk bapak Pieter Tanuri," katanya. 

Lebih lanjut Hady menyebutkan, masuknya Pieter tidak membawa perubahan penting di dalam perusahaan. Termasuk yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan serta berdampak pada harga saham perusahaan. 

Pieter Tanuri adalah konglomerat kawakan di Tanah Air. Selain BOLA, emiten yang terkait dengan dirinya adalah Bank Ina Perdana (BINA). 

Dalam aksinya di lantai bursa, Pieter pada 2020 lalu untung besar dengan memborong saham dan kemudian melepas lagi PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Sedangkan pada 2019, dia meraup Rp6,2 triliun dari melego 80 persen saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk. (MASA).   

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top