Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demi Holding Hotel BUMN, WIKA Suntik Wijaya Karya Realty Rp775 Miliar

Pendanaan digunakan untuk peningkatan modal WKR yang akan digunakan dalam rangka intergrasi dan peningkatan hotel-hotel milik BUMN.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 12 Agustus 2021  |  06:29 WIB
Demi Holding Hotel BUMN, WIKA Suntik Wijaya Karya Realty Rp775 Miliar
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyuntikkan modal sebesar Rp775 miliar kepada entitas usahanya PT Wijaya Karya Realty (WKR).

WIKA menambah modal yang disetor melalui pengeluaran saham baru dalam simpanan WKR. Saat ini kepemilikan saham WIKA sebesar 93,05 persen. Manajemen WIKA menyatakan transaksi ini digunakan untuk peningkatan modal WKR yang akan digunakan dalam rangka intergrasi dan peningkatan hotel-hotel milik BUMN.

Di antaranya untuk pembelian saham milik PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di anak perusahaannya PT Hotel Indonesia Properti. Lalu pembelian asset hotel milik PT Pegadaian dan pembelian saham milik PT Aerowisata di anak perusahaannya PT Senggigi Pratama Internasional (PT SPI).

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menjelaskan perseroan juga berencana menjalankan kegiatan usaha penyelenggaraan kebandarudaraan termasuk investasi pada Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Adapun, emiten dengan kode saham WIKA ini telah memeroleh penunjukan dari Panitia Pengadaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim di bawah Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam). Di sana, WIKA akan melaksanakan kegiatan manajemen infrastruktur bandara dan penunjangnya.

“Perseroan bersama dengan PT Angkasa Pura I dan Incheon International Airport Corporation telah membentuk Konsorsium A1-IIAC-WIKA ditetapkan sebagai pemenang pelelangan proyek kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) Bandar Udara Hang Nadim,” tulis Mahendra, dikutip Kamis (29/7/2021).

Lebih lanjut, Mahendra menjabarkan, rencana perseroan menjalankan kegiatan usaha di bidang kebandarudaraan merupakan salah satu upaya pengembangan bisnis.

Pasalnya, usaha bandar udara memiliki potensi dan fungsi sebagai akses perhubungan internasional. Dengan mengelolanya, WIKA diharapkan dapat menambah portofolio proyek strategis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya holding bumn wijaya karya realty
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top