Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kedatangan Bukalapak (BUKA) Bikin IDXTechno Melejit, Saham Apa Saja yang Menarik?

Dari segi bottomline, pandemi terbukti membuat kinerja emiten terkait sektor teknologi meningkat. Peningkatan laba bersih per semester I/2021 tertinggi dicapai PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) yang naik 850,73 persen menjadi Rp97,45 miliar dari Rp10,25 miliar.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 08 Agustus 2021  |  16:03 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks sektoral IDXTechnology tampaknya akan meneruskan kinerja ciamiknya sepanjang tahun ini setelah melantainya e-commerce PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA). Terlebih lagi, kinerja keuangan emiten-emiten teknologi terus bertumbuh di tengah pandemi.

Emiten sektor teknologi pada tahun berjalan sudah mengalami kenaikan 977,2 persen hingga penutupan perdagangan Jumat (6/8/2021). Jika menggunakan indeks teknologi IDX Techno per 24 Janurai 2021 kenaikannya telah mencapai 541 persen ke level 11.997,71.

Jumlah emiten di sektor ini dengan masuknya PT Trimegah Karya Pratama (UVCR) dan BUKA maka berjumlah 23 Emiten dimana 5 emiten merupakan emiten yang melantai tahun ini dan 2 emiten terkena penghentian perdagangan sementara alias suspensi semenjak tahun lalu, yakni PT Envy Technologies Indonesia Tbk. (ENVY) dan PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB).

Total nilai kapitalisasi pasar ke-23 emiten sektor teknologi tersebut per 6 Agustus 2021 sebesar Rp327,6 triliun atau 4,4 persen dari kapitalisasi pasar IHSG).

Dari total kapitalisasi pasar sektor teknologi sebesar Rp327,6 triliun, porsi kapitalisasi 5 emiten baru (DCII, EDGE, ZYRX, UVCR dan BUKA) sebesar Rp262,3 triliun melebihi 80 persen.

Dari segi bottomline, pandemi terbukti membuat kinerja emiten terkait sektor teknologi meningkat. Peningkatan laba bersih per semester I/2021 tertinggi dicapai PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX) yang naik 850,73 persen menjadi Rp97,45 miliar dari Rp10,25 miliar.

Emiten teknologi lainnya yang kinerjanya membaik, raksasa media dan teknologi, Emtek yang kinerjanya berbalik laba menjadi Rp264,58 miliar dari rugi Rp210,44 miliar.

Selain itu, ada PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) yang labanya naik 541,55 persen menjadi Rp355,39 miliar, ada PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) yang labanya tumbuh 406,55 persen menjadi Rp17,78 miliar, serta ada PT Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) yang labanya tumbuh 63,65 persen menjadi Rp97,45 miliar.

Adapun, emiten dengan kapitalisasi pasar tertinggi di sektor ini, yakni PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) mencetak laba bersih naik 35,1 persen menjadi Rp110,62 miliar.

Senior Vice President Research Kanaka Hita Solvera Janson Nasrial menuturkan prospek IDXTechno akan meningkat seiring dengan masuknya BUKA dalam peredaran.

"Prospek indeks ini juga akan akan meningkat pula apabila GoTo [entitas hasil merger Gojek dan Tokopedia] dan PT Digital Mediatama Maxima Tbk.melakukan IPO," paparnya kepada Bisnis, Jumat (8/8/2021).

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI teknologi bukalapak
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top