Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siapkan 4 Produk Baru, Ini Jurus ICDX Genjot Nilai Transaksi

ICDX tengah menyiapkan pasar fisik emas digital, pasar fisik aset kripto, Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 22 Juli 2021  |  14:03 WIB
Presiden Direktur Indonesia Clearing House (ICH) Nursalam (dari kiri) bersama Dirut Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX) Lamon Rutten, dan Presdir PT ICDX Logistik Berikat Petrus Tjandra memperlihatkan timah batangan, di Jakarta, Senin (4/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Presiden Direktur Indonesia Clearing House (ICH) Nursalam (dari kiri) bersama Dirut Indonesia Commodity & Derivative Exchange (ICDX) Lamon Rutten, dan Presdir PT ICDX Logistik Berikat Petrus Tjandra memperlihatkan timah batangan, di Jakarta, Senin (4/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) tengah menyiapkan sejumlah produk baru guna meningkatkan nilai transaksi di sisa tahun 2021.

CEO ICDX Lamon Rutten mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan beberapa produk baru. Sejumlah produk tersebut adalah pasar fisik emas digital, pasar fisik aset kripto, Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK).

Ia menjelaskan, dengan pasar fisik emas digital masyarakat diharapkan dapat terlindung dari tindakan penipuan dan menghindari transaksi ilegal. Sementara itu, terbentuknya SRG dan PLK diharapkan dapat menciptakan harga yang transparan sehingga dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha, penjual, dan pembeli.

Rutten mengatakan, SRG memiliki potensi untuk membantu pembiayaan bagi petani yang kesulitan mendapatkan akses pembiayaan untuk melakukan usaha tani. SRG diharapkan mampu mengurangi ketergantungan para petani terhadap perantara.

Sebagai Pusat Registrasi, Indonesia Clearing House (ICH) yang berada di bawah naungan ICDX akan melakukan pencatatan komoditas yang disimpan di gudang, sehingga dapat membantu pemerintah untuk melakukan pengecekan ketersedian stok komoditas di daerah-daerah.

ICH nantinya akan bekerjasama dengan lembaga keuangan baik perbankan maupun nonperbankan dalam memfasilitasi pembiayaan bagi pemilik komoditas yang disimpan di gudang dan tercatat di pusat registrasi ICDX.

“Dengan SRG diharapkan para petani mendapatkan harga jual yang lebih baik dari sebelumnya dengan memanfaatkan sistem tunda jual,” kata Rutten dalam acara perayaan 12 tahun ICDX Group, Kamis (22/7/2021).

Sementara itu, transaksi di PLK ICDX diharapkan dapat memberikan jaminan keamanan bagi pembeli dan penjual sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya gagal serah dan gagal bayar. Harga yang terbentuk dari proses lelang juga diharapkan menjadi harga acuan bagi komoditas tersebut.

Ke depan, ICDX juga berencana untuk mengintegrasikan SRG dan PLK. Sehingga, barang yang disimpan di gudang SRG dan tercatat di pusat registrasi dapat dilelangkan oleh ICDX melalui PLK.

ICDX berharap dapat terus meningkatkan nilai transaksi kami pada tahun ini. Tentunya pencapaian yang ada saat ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak mulai dari Bappebti selaku regulator kami, pialang, partner dan para investor. Kami berharap dapat terus bersinergi baik dengan seluruh pihak untuk dapat meraih pencapaian yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” pungkas Rutten.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa komoditas icdx
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top