Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Grup Kresna DIVA Siap Pecah Saham Rasio 1:2

Direksi DIVA dalam keterangannya menyampaikan perseroan akan melakukan stock split dengan rasio 1:2. Nilai nominal saham akan menjadi Rp50 dari sebelumnya Rp100.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Juni 2021  |  13:05 WIB
Presdir PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) Raymond Loho (dari kanan) bersama Komisaris Suryandi Jahja , Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Nyoman Yetna, dan Komisaris Utama DIVA Martin Suharlie mengamati pergerakan saham, usai pencatatan perdana saham perseroan, di Jakarta, Selasa (27/11/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Presdir PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) Raymond Loho (dari kanan) bersama Komisaris Suryandi Jahja , Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Nyoman Yetna, dan Komisaris Utama DIVA Martin Suharlie mengamati pergerakan saham, usai pencatatan perdana saham perseroan, di Jakarta, Selasa (27/11/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Kresna, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:2.

Direksi DIVA dalam keterangannya menyampaikan perseroan akan melakukan stock split dengan rasio 1:2. Nilai nominal saham akan menjadi Rp50 dari sebelumnya Rp100.

Jumlah saham beredar pun akan meningkat menjadi 1.428.571.400 atau 1,43 miliar saham dari sebelumnya 714.285.700 saham atau 714,28 juta saham. Menurut direksi, pemecahan saham bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan saham DIVA.

"Selain itu, harapannya harga saham DIVA menjadi lebih terjangkau bagi para investor ritel, sehingga meningkatkan jumlah pemegang saham," paparnya, Selasa (29/6/2021).

DIVA berencana meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan stock split melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Juli 2021.

Berikut jadwal pelaksanaan stock split DIVA.

- RUPSLB persetujuan : 27 Juli 2021
- Penyampaian permohonan pencatatan tambahan ke BEI : 1 September 2021
- Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi : 13 September 2021
- Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi : 14 September 2021
- Awal periode peniadaan perdagangan di pasar tunai : 14 September 2021
- Akhir periode peniadaan perdagangan di pasar tunai : 15 September 2021
- Akhir penyelesaian transaksi saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan negosiasi : 15 September 2021
- Tanggal penetapan pemegang saham yang berhak atas stock split : 15 September 2021
- Saham dengan nominal baru didistribusikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) : 16 September 2021
- Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di Pasar Tunai : 16 September 2021

Pada sesi I perdagangan Rabu (30/6/2021), saham DIVA koreksi 1,37 persen atau 50 poin menjadi Rp3.600. Sepanjang 2021, saham DIVA sudah naik 49,38 persen.

Dengan perkiraan rasio pemecahan saham 1:2 maka estimasi harga saham tersebut nantinya menjadi Rp1.800.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham stock split kresna Distribusi Voucher Nusantara
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top