Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Bertahan Menguat pada Akhir Sesi I, Asing Lego Saham AMRT dan MIKA

Pada akhir sesi I, IHSG ditutup menguat 0,15 persen atau 8,98 poin ke level 6.008,34. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 5.972,45-6.029,84.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 09 Juni 2021  |  12:19 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan sesi I hari ini, Rabu (9/6/2021).

IHSG mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan 0,44 persen atau 26,33 poin ke level 5.983,04. Pada pukul 09.14 WIB, indeks berbalik menguat 0,28 persen atau 17,06 poin ke 6.016,43.

Pada akhir sesi I, IHSG ditutup menguat 0,15 persen atau 8,98 poin ke level 6.008,34. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 5.972,45-6.029,84.

Sebanyak 219 saham menguat, 242 saham melemah, dan 167 stagnan. Total volume transaksi pada sesi I mencapai 15,99 miliar saham dengan nilai Rp6,9 triliun. Adapun investor asing mencatat jual bersih atau net sell senilai Rp196,48 miliar.

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) ramai dilepas investor asing pada sesi I, dengan total net sell mencapai Rp142,5 miliar, disusul PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dengan net sell mencapai Rp73,2 miliar.

Sementara itu, saham PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk. (AMIN) mencatat penguatan harga paling tajam hingga 34,03 persen, disusul PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) yang menguat 34 persen.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG masih terlihat akan berlanjut, namun selama support level terdekat dapat tahan uji maka IHSG masih berpeluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya.

“Kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari data yang telah terlansir juga akan turut menopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ungkap William dalam risetnya, Rabu (9/6/2021).

Hari ini, William memperkirakan IHSG masih berpotensi untuk berada dalam fase konsolidasi wajar, dengan pergerakan pada kisaran 5.942 hingga 6.123.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top