Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Tahun Lalu Merugi, Trisula Textile (BELL) Bagikan Dividen

BELL berharap dapat secara konsisten untuk memberikan dividen seiring dengan pertumbuhan kinerja yang lebih baik ke depannya.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  14:39 WIB
Proses texturizing di fasilitas produksi PT Trisula Textile Industries Tbk. Dalam tahap ini, benang-benang filament diproses dengan temperatur dan tekanan tertentusehingga menghasilkan efek keriting, ketebalan yang elastis, dan mempunyai crimp yang tinggi. - trisulatextile.com
Proses texturizing di fasilitas produksi PT Trisula Textile Industries Tbk. Dalam tahap ini, benang-benang filament diproses dengan temperatur dan tekanan tertentusehingga menghasilkan efek keriting, ketebalan yang elastis, dan mempunyai crimp yang tinggi. - trisulatextile.com

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen tekstil PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) akan membagikan dividen dengan total sebesar Rp507,5 juta dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (27/05/2021) di Trisula Center, Jakarta.

Sekretaris Perusahaan BELL mengatakan R Nurwulan Kusumawati mengatakan pada RUPST ini juga disetujui laporan tahunan dan laporan keuangan BELL untuk tahun buku 2020, rencana kerja tahun 2021, penunjukan akuntan publik, perubahan anggaran dasar, serta persetujuan penetapan gaji dan tunjangan direksi dan komisaris.

Informasi lainnya pada RUPST tahun buku 2020 ini juga terdapat perubahan susunan pengurus perseroan, yaitu pengunduran diri Handi Suwarto selaku Direktur Independen BELL.

Kemudian telah disetujui pengangkatan Wagiyono sebagai Direktur BELL yang baru. RUPST BELL juga membahas terkait kegiatan usaha perdagangan alat laboratorium, farmasi, dan kedokteran.

"RUPST BELL telah menyetujui untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya. Diharapkan BELL dapat terus secara konsisten untuk memberikan dividen seiring dengan pertumbuhan kinerja yang lebih baik ke depannya melalui dukungan dari berbagai pemangku kepentingan," katanya dalam jumpa media virtual, Kamis (27/5/2021).

Nurwulan menjelaskan adanya usaha memasarkan masker dan baju hazmat ini merupakan salah satu strategi BELL dalam terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Selain itu produk Jaket Sehat dengan merek JOBB juga diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan pelindung tambahan pada masa new normal.

Selain produk APD tersebut, BELL juga memproduksi pakaian seragam yang sudah dipesan oleh berbagai sektor. Hal ini turut mendorong penjualan domestik BELL pada kuartal I/2021 dengan kontribusi sebesar 96,8 persen dari total penjualan pada kuartal I/2021.

Sebagai informasi pada kuartal I/2021 penjualan BELL sebesar Rp111,1 miliar atau naik sebesar 5,8 persen dibandingkan dengan kuartal IV/2020. Lalu untuk laba bersih BELL pada kuartal I/2021 adalah sebesar Rp3,8 miliar atau mengalami pertumbuhan sebesar 122,2 persen dibandingkan dengan kuartal IV/2020.

Nurwulan menambahkan ke depannya strategi BELL pada tahun ini akan terus memasarkan produk, seperti Kain Sehat, Jaket Sehat, APD, dan produk lainnya. Kemudian, BELL akan fokus untuk memenuhi kebutuhan seragam di pasar domestik, meningkatkan penjualan secara online, meningkatkan kolaborasi produk untuk menciptakan produk baru, dan fesyen berkelanjutan dengan produk clean technology.

"Oleh karena itu, diharapkan kondisi perekonomian cepat pulih kembali dan BELL dapat terus berinovasi dengan membuat produk tekstil dan garmen berkualitas untuk para pelanggan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen Trisula Textile Industries
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top