Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Strategi Indika (INDY) Diversikasi Bisnis dari Batu Bara

Wakil Direktur Utama dan CEO Indika Energy Azis Armand mengatakan bahwa perseroan menargetkan kontribusi pendapatan di sektor non batu bara mencapai 50 persen dari total keseluruhan pendapatan konsolidasi pada 2025.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  18:32 WIB
Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid. - Istimewa
Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Indika Energy Tbk. (INDY) terus berupaya menurunkan eksposur pendapatannya terhadap emas hitam itu dan menggenjot diversifikasi portofolio bisnisnya di berbagai sektor.

Wakil Direktur Utama dan CEO Indika Energy Azis Armand mengatakan bahwa perseroan menargetkan kontribusi pendapatan di sektor non batu bara mencapai 50 persen dari total keseluruhan pendapatan konsolidasi pada 2025.

Untuk mencapai hal itu, emiten berkode saham INDY itu akan memprioritaskan investasi di sektor non batu bara dengan fokus ke empat sektor, yaitu sektor infrastruktur logistik, tambang mineral, energi baru terbarukan (EBT), dan teknologi.

“Untuk diversifikasi usaha, investasi yang kami siapkan selama 5 tahun mendatanng hampir mencapai US$1 miliar,” ujar Azis saat paparan publik, Kamis (3/5/2021).

Lebih perinci, di sektor infrastruktur logistik perseroan sudah memiliki terminal tangki penyimpanan BBM di Kalimantan Timur dengan kapasitas 96 juta liter dan akan melakukan pengembangan proyek penyimpanan BBM di wilayah lainnya.

Di tambang mineral, INDY memiliki 45,8 persen kepemilikan di proyek tambang emas Awak Mas dan mempunyai opsi untuk meningkatkan kepemilikan menjadi 56,7 persen.

Di sektor EBT, terbaru INDY mendirikan entitas usaha PT Electra Mobilitas Indonesia (EMI) yang akan berfokus pada pengembangan dan penjualan kendaraan listrik roda dua. Selain itu, perseroan mendirikan perusahaan patungan dengan Fourth Partner Energy untuk menggarap proyek tenaga listrik.

“Ke depan, kami juga mulai eksplor di Biomass-wood pallet, menjajaki potensi karena kami memiliki konsesesi Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hak Pengusahaan Huran (HPA) untuk potensi carbon credit,” papar Azis.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy batu bara Kinerja Emiten diversifikasi
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top