Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Diperkirakan Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham Besok

Pada perdagangan JUmat (23/4/2021) kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat 0,38 persen ke level 6016,86. Penguatan didorong sektor aneka industri yang menguat 2,95 persen dan sektor finansial yang naik 0,78 persen. 
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 25 April 2021  |  18:40 WIB
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA—Setelah berhasil ditutup menguat pada akhir pekan lalu, indeks harga saham gabungan (IHSG) disebut berpotensi melanjutkan penguatannya pada pekan depan.

Pada perdagangan JUmat (23/4/2021) kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat 0,38 persen ke level 6016,86. Penguatan didorong sektor aneka industri yang menguat 2,95 persen dan sektor finansial yang naik 0,78 persen. 

Adapun, berdasarkan analisa teknikal, Analis Binaartha Sekuirtas Nafan Aji Gusta mengatakan pekan indeks komposit diproyeksi dapat kembali bergerak di zona hijau. 

Menurutnya, berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance maksimum berada pada 5940.99 hingga 6054.36. Berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG.

“Sehingga kedepannya berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan dalam riset yang dikutip Bisnis, Minggu (25/4/2021).

Adapun Nafan menyebut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ANTM, Daily (2320) (RoE: 6.04%; PER: 48.44x; EPS: 47.89; PBV: 2.93x; Beta: 1.82): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2300 – 2320, dengan target harga secara bertahap di level 2370, 2440, 2600 dan 2750. Support: 2280, 2250 & 2200.

AUTO, Daily (1180) (RoE: 5.66%; PER: 2401.72x; EPS: 136.60; PBV: 0.49x; Beta: 1.19): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1160 – 1180 area, dengan target harga secara bertahap di level 1240, 1375 dan 1510. Support: 1140 & 1105. 

JSMR, Daily (4080) (RoE: 2.02%; PER: 59.44x; EPS: 68.64; PBV: 1.20x; Beta: 1.51): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 4060 - 4080, dengan target harga secara bertahap di level 4250, 4570, 5325 dan 6100. Support: 3990 & 3810. 

MDKA, Daily (2270) (RoE: 6.42%; PER: 102.29x; EPS: 22.29; PBV: 6.28x; Beta: 0.78): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada level 2220 – 2270, dengan target harga secara bertahap di 2330, 2390, 2540 dan 2690. Support: 2200 & 2160. 

PSAB, Daily (199) (RoE: -1.66%; PER: -60.73x; EPS: -3.29; PBV: 1.01x; Beta: 1.62): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 196 - 199, dengan target harga secara bertahap di level 210, 216, 240, 266 dan 290. Support: 190. 

SMGR, Daily (10400) (RoE: 7.83%; PER: 21.97x; EPS: 473.27; PBV: 1.73x; Beta: 1.58): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 10250 – 10450, dengan target harga secara bertahap di level 10700, 11275, 12625 dan 13950. Support: 10250 & 9925. 

UNTR, Daily (21600) (RoE: 10.01%; PER: 10.70x; EPS: 2018.16; PBV: 1.18x; Beta: 0.81): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 21500 – 21600, dengan target harga secara bertahap di 22050, 22650, 25175, 27725, 30250 dan 34500. Support: 21300 & 20100.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top