Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Binaartha Sekuritas: IHSG Rentan Koreksi, Rekomendasi Saham dari AKRA hingga LPCK

Pada akhir perdagangan Jumat (16/4/2021), IHSG ditutup naik 0,11 persen ke level 6.086,257.
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai dapat terkoreksi wajar pada perdagangan esok hari, Senin (19/4/2021). 

Pada akhir perdagangan Jumat (16/4/2021), IHSG ditutup naik 0,11 persen ke level 6.086,257. Sebanyak 214 saham berhasil menguat, 258 saham terkoreksi, dan 176 saham tidak bergerak dari perdagangan sebelumnya.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 6.027,60 hingga 6.167,72. 

Berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. 

“Meskipun demikian, terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG,” tulis Nafan dalam riset harian, dikutip Minggu (18/4/2021).

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan Binaartha Sekuritas untuk esok hari:

AKRA, Daily (3130) (RoE: 8.76%; PER: 13.71x; EPS: 231.23; PBV: 1.21x; Beta: 1.74):
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
“Akumulasi” pada area level 3110 – 3130, dengan target harga secara bertahap di level 3290, 3420, 3600, 4010 dan 4420. Support: 3090 & 2970.

ASII, Daily (5250) (RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81:
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
“Akumulasi” pada area level 5100 – 5300, dengan target harga secara bertahap di level 5550, 5700, 5850, 6000, 6650 dan 7775. Support: 5000.

BBTN, Daily (1580) (RoE: 8.02%; PER: 10.35x; EPS: 152.61; PBV: 0.83x; Beta: 2.41):
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
“Akumulasi” pada area 1560 – 1580, dengan target harga secara bertahap di level 1695, 1750, 2000, 2250 dan 2500. Support: 1505.

DSNG, Daily (590) (RoE: 7.65%; PER: 13.01x; EPS: 44.97; PBV: 1.00x; Beta: 0.5):
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
“Akumulasi” pada area level 580 - 590, dengan target harga secara bertahap di level 620 dan 720. Support: 565.

LPCK, Daily (1185) (RoE: 7.43%; PER: 3.92x; EPS: 302.44; PBV: 0.29x; Beta: 2.6):
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
“Akumulasi” pada area level 1165 – 1185, dengan target harga secara bertahap di level 1260, 1355 dan 1450. Support: 1165 & 1070.

WSKT, Daily (3360) (RoE: -44.51%; PER: -1.90x; EPS: -542.54; PBV: 0.84x; Beta: 3.03):
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
“Akumulasi” pada area 3330 – 3360, dengan target harga secara bertahap di level 3540, 4040 dan 4540. Support: 3330, 3260 & 3040.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper