Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 10 Manajer Investasi Terbesar, MAMI Jadi Jawara

Per 28 Februari 2021, PT Manulife Aset Managemen Indonesia (MAMI) menduduki posisi pertama sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  16:37 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan dana kelolaan sejumlah manajer investasi terbesar di Indonesia terpantau beragam di awal tahun ini.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir Februari 2021, dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana secara industri tercatat sebesar Rp571,74 triliun.

Realisasi tersebut turun 0,31 persen dari posisi akhir 2020 lalu yang sebesar Rp573,74 triliun. Namun, secara tahunan masih tumbuh 8,85 persen dari posisi Rp525,27 triliun pada akhir Februari 2020 lalu.

Adapun, mengacu pada data pasardana.id per 28 Februari 2021, PT Manulife Aset Managemen Indonesia (MAMI) menduduki posisi pertama sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar.

Per akhir Februari 2021, MAMI tercatat membukukan AUM sebesarRp51,74 triliun, naik 4,84 persen dari posisi akhir Desember 2020 yang sebesar Rp49,35 triliun.

Di posisi kedua, PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) dengan AUM Rp48,24 triliun, sedikit menyusut dari posisi akhir tahun lalu yang sebesar Rp49,29 triliun tapi masih tumbuh secara year on year dari posisi akhir Feb 2021 yang sebesar Rp45,4 triliun.

Kemudian pada posisi ketiga ada PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) yang membukukan AUM sebesar Rp46,95 triliun. Angka tersebut tak jauh berbeda dengan perolehan di akhir Desember 220 yakni Rp47,00 triliun.

Mengekor ketiganya, PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) dan PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroder) masing-masing mengisi urutan 4 dan 5.

Bahana TCW memiliki AUM Rp45,59 triliun di akhir Februari 2021, yang tumbuh tipis dari posisi Rp46,54 triliun di akhir tahun lalu, sedangkan Schroder membukukan dana kelolaan Rp37,05 triliun, turun dari posisi Rp36,17 triliun.

Secara tahunan, Bahana TCW mampu menorehkan pertumbuhan dana kelolaan 10,28 persen, dari posisi Rp41,34 triliun di akhir Februari tahun lalu. Sebaliknya, dalam periode yang sama AUM Schroder menyusur 1,28 persen.

Selanjutnya pada posisi 6 dan 7 ada manajer investasi pelat merah PT Danareksa Investment Management (DIM) yang memiliki AUM Rp30,06 triliun dan PT BNI Asset Management dengan AUM Rp25,06 triliun.

Terakhir, pada urutan 8 hingga 10 berturut-turut ada PT Syailendra Capital Rp24,45 triliun, PT Ashmore Asset Management Rp23,99 triliun, dan PT BNP Paribas Asset Management Rp23,98 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK manajer investasi reksa dana investasi reksa dana
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top