Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top Losers Sepekan, Saham Bank Mini Mendominasi

Pelemahan ini terjadi setelah selama beberapa pekan terakhir saham-saham bank kecil harganya meroket. Seperti diketahui, hal ini terjadi akibat banyak start up yang mulai melirik akuisisi bank kecil untuk kebutuhan pengembangan bank digital.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 20 Maret 2021  |  09:23 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/3/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — Aksi profit taking terhadap saham Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I dan II atau bank kecil mulai terjadi pada pekan ini, terbukti dalam jajaran top losers sepekan banyak diisi emiten ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan ini atau Jumat (19/3/2021) ditutup positif di level 6.356,160. Namun, apabila melihat secara keseluruhan selama sepekan ini IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,03 persen dari level 6.358,209 pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Pelemahan ini terjadi setelah selama beberapa pekan terakhir saham-saham bank kecil harganya meroket. Seperti diketahui, hal ini terjadi akibat banyak start up yang mulai melirik akuisisi bank kecil untuk kebutuhan pengembangan bank digital.

Selama sepekan periode perdagangan selama 15-19 Maret 2021, sejumlah saham masuk jajaran top losers yang didominasi oleh saham-saham perbankan ukuran kecil.

Pelemahan dipimpin oleh PT Bank Bisnis Internasional Tbk. (BBSI) yang melemah 700 poin atau 29,79 persen ke level 1650. Menyusul setelah BBSI, ada PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) yang melemah 29,41 persen dan karena pelemahannya hingga terkena suspend sementara dari otoritas bursa.

Selanjutnya, ada sejumlah perbankan kecil yang masuk jajaran top losers, diantaranya PT Bank Victoria International Tbk.(BVIC) yang melemah 29,17 persen, PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) yang melemah 28,13 persen, dan PT Bank Ganesha Tbk. (BGTG) yang anjlok 27,83 persen.

Selain UNIQ yang pelemahannya hingga terkena suspend Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat sejumlah emiten yang mengalami nasib yang sama dan masuk jajaran top losers.

Saham top losers lainnya yang terkena suspend yakni PT Indah Prakasa Sentosa Tbk. (INPS) yang melemah 25,7 persen, dan PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) yang melemah 28,82 persen.

Harga Saham Top Losers
EmitenHarga Pekan KemarinHarga Pekan IniPerubahan (persen)
BBSI2.3501.650-29,79
UNIQ170 120-29,41
BVIC288 204 -29,17
FORU284 202-28,87
CBMF635452-28,82
IKAN13697-28,68
DNAR320230-28,13
BGTG230166-27,83
INPS3.580 2.660-25,7
VRNA159199 -25,16


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham perbankan StartUp top losers bank digital
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top