Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Top Losers hingga Kinerja GEMS jadi Berita Terpopuler Sabtu (13/3)

Terdapat pula berita mengenai investor asal Jepang yang siap berinvestasi senilai Rp71,9 triliun ke Teluk Bintuni.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 14 Maret 2021  |  05:45 WIB
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Saham top losers hingga kinerja emiten batu bara Sinar Mas menjadi berita terpopuler sepanjang hari Sabtu (13/3/2021).

Terdapat pula berita mengenai investor asal Jepang yang siap berinvestasi senilai Rp71,9 triliun ke Teluk Bintuni.

Berikut lima berita terpopuler di Bisnis.com sepanjang hari kemarin:

1. Ini 10 Saham Top Losers pada 8-12 Maret 2021, Ada 5 Emiten Bank

Menutup pekan yang berakhir pada Jumat (12/3/2020), saham PT Bank Amar Indonesia Tbk. (AMAR) menjadi top loser ketika indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat kinerja positif. 

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham AMAR mengalami penurunan terdalam mencapai 24,86 persen pekan ini dibandingkan dengan pekan sebelumnya, ke level Rp402 per saham.

Untuk berita selengkapnya, bisa baca di sini.

2. 10 Saham Top Gainers 8-12 Maret 2021, Emiten Kakak Hary Tanoe dan Milik Erick Thohir Paling Moncer

Sejumlah saham tercatat mengalami peningkatan tajam dalam perdagangan selama sepekan terakhir. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (13/3/2021), saham emiten taksi asal Surabaya, PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) mengalami kenaikan paling tinggi mencapai 138,33 persen pekan ini, pascaakuisisi saham oleh PT Trinity Healthcare (THC).

Berita selengkapnya, silakan baca di sini.

3. Sojitz Siap Investasi Rp71,9 Triliun ke Teluk Bintuni

Sojitz Corporation, perusahaan industri kimia asal Jepang, membuka peluang untuk melakukan pengembangan industri methanol di Indonesia. Pengembangan tersebut diperkirakan menyerap investasi senilai US$5 miliar atau setara dengan Rp71,9 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pertemuannya dengan perusahaan industri kimia Sojitz Corporation untuk membahas pengembangan industri methanol di Indonesia.

Untuk berita selengkapya, bisa baca di sini.

4. OJK Berikan Izin Bagi Chairul Tanjung Caplok Saham Bank Harda (BBHI)

Rencana akuisisi PT Mega Corpora, perusahaan yang dimiliki oleh taipan Chairul Tanjung, untuk mengambilalih PT Bank Harda Internasional Tbk. (BBHI) semakin pasti.

Hal itu seiring dengan telah terbitnya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk aksi akuisisi pada 10 Maret lalu, seperti yang diungkapkan oleh manajemen Bank Harda dan PT Mega Corpora dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia.  

Berita lebih lanjut, silakan klik di sini.

5. Emiten Batu Bara Sinar Mas GEMS Catat Kenaikan Laba 43,6 Persen pada 2020

Meski pendapatan turun, emiten batu bara Grup Sinar Mas PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) berhasil membukukan peningkatan laba bersih. 

Dalam laporan keuangan 2020 yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia, manajemen GEMS menuliskan raihan pendapatan sebesar US$1,06 miliar. Nilai itu turun 4,16 persen year on year (yoy) dari US$1,11 miliar pada 2019.

Berita selengkapnya, silakan baca di sini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham golden energy OJK teluk bintuni Bank Harda Berita Terpopuler Trending topic
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top