Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Majoris AM Catat Lonjakan Investor Ritel pada 2020

Jumlah investor ritel yang terdaftar melonjak 289,58 persen menjadi sekitar 139.000 investor pada akhir tahun 2020.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  06:28 WIB
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha
ILUSTRASI REKSA DANA. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan manajemen investasi PT Majoris Asset Management mencatatkan lonjakan investor ritel sepanjang tahun 2020.

Majoris mencatatkan lonjakan investor ritel mencapai 289,58 persen menjadi sekitar 139.000 investor pada akhir 2020 dari 48.000 pada akhir 2019. Pertumbuhan signifikan investor ritel atau individu ini juga telah terjadi dari tahun 2018 yang awalnya membukukan 1.000 investor.

Pertumbuhan investor ritel ini pun masih berlanjut hingga saat ini. Hingga Februari 2021, Majoris telah mengumpulkan 166.000 investor ritel dan diperkirakan masih akan bertambah sepanjang tahun ini. 

Direktur Majoris Gresia Kusyanto mengungkapkan angka signifikan yang terkumpul pada 2020 ini diperkirakan karena ramainya gaung istilah dana darurat saat awal masa awal pandemi dan dimulainya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

“Ini betul-betul pertumbuhan yang signifikan terjadi di tahun 2020 lalu, makanya ini kenapa saya bilang di saat kita menghadapi krisis terjadi tantangan, ternyata ada peluang yang tidak terduga yang justru menjadi kesempatan berharga buat kita [Majoris],” ungkap Gresia pada media visit yang dilakukan secara virtual oleh Bisnis, Selasa (9/3/2021). 

Menariknya, Gresia mengungkapkan dua produk syariah Majoris menjadi produk unggulan pilihan investor ritel tahun lalu hingga saat ini. Produk tersebut adalah Reksa Dana Majoris Sukuk Negara Indonesia dan Reksa Dana Majoris Pasar Uang Indonesia. 

Gresia menganalisa hal ini dikarenakan sedikitnya saingan dengan manajemen investasi lain yang tidak terlalu banyak memiliki produk syariah untuk dua aset tersebut. Oleh karena itu, produk ini diperkirakan masih akan menjadi andalan untuk tahun ini. 

“Mungkin karena kalau saya lihat dari sisi kompetisi dengan manajemen investasi lain pun tidak terlalu banyak manajemen investasi yang memiliki produk syariah untuk dua aset kelas tersebut,” kata Gresia. 

Selain itu, membludaknya investor ritel ini menurut Gresia karena nominal investasi yang kecil di Majoris. Di mana investor sudah bisa berinvestasi mulai dari Rp10.000, dan juga kerja sama yang dilakukan dengan berbagai platform teknologi finansial misalnya Bibit, Moduit, Bareska, IPOTFund, dan lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manajer investasi reksa dana investor ritel Majoris AM
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top