Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Jaringan RS Omni (SAME) Bakal Rights Issue Rp1,19 Triliun

Setiap pemegang 10.000 saham SAME yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 3 Maret 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 10.169 saham baru.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  12:09 WIB
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals
RS Omni Pulomas, salah satu rumah sakit yang dikelola oleh PT PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. / omnihospitals

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten jaringan rumah sakit Omni, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) akan menerbitkan rights issue atau penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) I dengan target dana sebesar Rp1,19 triliun.

Rencana penambahan modal melalui pemesanan efek terlebih dahulu I (PUT I) ini akan menerbitkan saham baru sebanyak 5,9 miliar atau 5.999.710.000 saham baru atau sebesar 50,42 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PUT I.

"Dengan nilai nominal Rp20 setiap saham dengan Harga Pelaksanaan Rp200 untuk setiap saham sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam rangka PUT I ini sebesar Rp1.199.942.000.000," jelas perseroan dalam prospektus yang diterbitkan Kamis (4/3/2021).

Prospektus tersebut menyebut setiap pemegang 10.000 saham SAME yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 3 Maret 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 10.169 saham baru.

Setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Jika pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, maka pecahan HMETD tersebut wajib dijual oleh perseroan dan hasil penjualannya dimasukan ke dalam rekening perseroan.

Saham baru ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai 5 Maret 2021 sampai dengan 15 Maret 2021. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi.

Adapun, saham baru hasil pelaksanaan HMETD memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lama perseroan antara lain hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus dan hak atas HMETD.

Jika Saham baru yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil atau dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya.

"Apabila setelah pemesanan tambahan dari para pemegang HMETD masih terdapat sisa Saham Baru, maka seluruh sisa Saham Baru wajib dibeli oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk [EMTK] yang bertindak sebagai Pembeli Siaga berdasarkan Perjanjian Pembelian Sisa Saham Baru," ungkap prospektus.

Di sisi lain, EMTK selaku pemegang saham utama mengklaim akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya sebanyak 4,31 miliar atau 4.312.672.900 saham baru.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana meditama metropolitan rights issue
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top