Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gudang Garam (GGRM) Suntik Rp1 Triliun untuk Bandara Kediri

Suntikan modal ini merupakan transaksi afiliasi yang dilakukan untuk meningkatkan modal PT Surya Dhoho Investama (SDHI).
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  18:05 WIB
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kiri) dan Direktur PT Gudang Garam Tbk. Istata T. Siddharta menandatangani nota kesepahaman rencana kerja sama pengusahaan Bandara Dhoho Kediri di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Pada tahap awal, Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter persegi dari luas total lahan bandara hampir 400 hektar dengan dimensi runway 2400 meter x 45 meter untuk kapasitas 1,5 Juta penumpang per tahun. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kiri) dan Direktur PT Gudang Garam Tbk. Istata T. Siddharta menandatangani nota kesepahaman rencana kerja sama pengusahaan Bandara Dhoho Kediri di Jakarta, Selasa (10/3/2020). Pada tahap awal, Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter persegi dari luas total lahan bandara hampir 400 hektar dengan dimensi runway 2400 meter x 45 meter untuk kapasitas 1,5 Juta penumpang per tahun. Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten rokok PT Gudang Garam Tbk. menambah penyertaan modal di anak usahanya PT Surya Dhoho Investama senilai Rp1 triliun.

Sekretaris Perusahaan Gudang Garam Heru Budiman menjelaskan transaksi afiliasi itu dilakukan untuk meningkatkan modal PT Surya Dhoho Investama (SDHI).

“Dilakukan untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan Bandar Udara Terpadu di Kediri, Jawa Timur, yang dibangun oleh perseroan melalui SDHI,” tulis Heru dalam keterbukaan informasi, Senin (1/3/2021).

Adapun, emiten dengan kode saham GGRM itu memiliki 99,99 persen saham di SDHI. 

Nantinya SDHI akan mengeluarkan 1 juta lembar saham yang akan diserap oleh GGRM untuk menyertakan tambahan modal senilai Rp1 triliun.

Dengan demikian, modal ditempatkan dan disetor SDHI akan menjadi Rp5 triliun dari sebelumnya Rp4 triliun.

Selanjutnya modal dasar SDHI yang saat ini berjumlah Rp5 triliun juga akan ditingkatkan menjadi Rp8 triliun.

“Perubahan jumlah modal SDHI tersebut di atas akan tertuang dalam akta Perubahan Anggaran Dasar SDHI sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham SDHI,” tulis Heru.

Adapun, penyetoran modal ditempatkan dan modal disetor oleh GGRM itu akan dilakukan secara bertahap mulai tahun ini, dengan penyetoran awal dijadwalkan pada 3 Maret 2021.

SDHI adalah perusahaan bentukan Gudang Garam yang diberi amanat untuk membangun Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur.

Pelaksanaan seremonial ground breaking pembangunan bandara tersebut sudah berlangsung Rabu (15/4/2020) lalu secara virtual.

Bandara ini dicanangkan untuk melayani masyarakat khususnya di Kediri dan sekitarnya, serta dianggap sebagai salah satu bandar udara alternatif di Jawa Timur.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penambahan modal gudang garam anak usaha
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top