Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BNI Sempurnakan Pengelolaan Kartu Tani 2021

Menurutnya, BNI telah melakukan program-program percepatan untuk mengakselerasi penyaluran kartu tani, khususnya di Jawa Timur melalui percepatan akurasi data E-RDKK, otomasi pencetakan kartu tani, dan percepatan distribusi melalui dan mengakuisisi agen pupuk menjadi agen46.
Workshop percepatan pengelolaan kartu tani di Wilayah Jawa Timur 2021/ Dok. BNI
Workshop percepatan pengelolaan kartu tani di Wilayah Jawa Timur 2021/ Dok. BNI

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menggelar workshop percepatan pengelolaan kartu tani di Jawa Timur agar dapat menyempurnaan dan mengoptimalkan pengelolaan kartu tani di tengah masyarakat.

Sis Apik Wijayanto, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung implementasi program kartu tani. Kegiatan itu pun merupakan salah satu bentuk dukungan BNI terhadap program ketahanan pangan di Indonesia.

Key Success dalam rangka mendukung percepatan dan keberhasilan Program Kartu Tani diperlukan kerja sama intens di seluruh stakeholders yang terlibat sesuai tugas dan fungsinya, sehingga kendala yang terjadi di lapangan dapat terselesaikan dengan baik,” katanya.

Seperti diketahui, BNI dipercaya untuk membantu dan mendorong kesejahteraan para petani melalui kartu tani. Nantinya, kartu tani akan menjadi sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet) bagi para petani.

Selain itu, kartu tani dapat memberikan kepastian alokasi pupuk subsidi, menumbuhkan kebiasaan menabung, dan kemudahan mendapatkan program bantuan lainnya karena data petani sudah terdapat di database. Di sisi lain, kartu tani turut memudahkan monitoring dan evaluasi penyaluran pupuk subsidi dan kegiatan pertanian Indonesia.

Workshop percepatan pengelolaan kartu tani di Wilayah Jawa Timur 2021 yang diselenggarakan pada Rabu (17/02/2021) di Surabaya sendiri dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto.

Sis Apik  menuturkan, melalui workshop tersebut diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat merumuskan isu yang terjadi di lapangan terkait proses distribusi kartu tani, dan merumuskan solusi agar distribusi kartu tani di Jawa Timur dapat dilakukan secara optimal.

“BNI juga terus mendukung kesejahteraan petani melalui realisasi penyaluran KUR dengan besaran yang telah disalurkan selama 2020 mencapai Rp21,26 triliun kepada 239.527 penerima di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, BNI telah melakukan program-program percepatan untuk mengakselerasi penyaluran kartu tani, khususnya di Jawa Timur melalui percepatan akurasi data E-RDKK, otomasi pencetakan kartu tani, dan percepatan distribusi melalui dan mengakuisisi agen pupuk menjadi agen46.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan bahwa program kartu tani bukan hanya sebagai financial solution, tetapi juga menjadi risk management solution.

“Jika punya budaya cashless transaction, bagus sekali dalam mengikatkan fungsi intermediary di perbankan. Harapannya, Jawa Timur pelan-pelan dari masyarakat strata paling kecil sudah memiliki financial solution,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola
Editor : Lili Sunardi

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper