Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peritel Handphone GLOB Sekarang Merambah Jual Mesin dan Biji Kopi

Sekretaris Perusahaan Global Teleshop Djoko Harijanto menjelaskan saat ini perseroan juga menjual mesin kopi dan biji kopi selain perangkat elektronik.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 14 Februari 2021  |  13:42 WIB
Ilustrasi toko handphone - Istimewa
Ilustrasi toko handphone - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten peritel PT Global Teleshop Tbk. menambah lini usaha perdagangan ke sektor gaya hidup (lifestyle) setelah mengalihkan operasi seluruh toko fisik ke PT Trio Distribusi.

Sekretaris Perusahaan Global Teleshop Djoko Harijanto menjelaskan saat ini perseroan juga menjual mesin kopi dan biji kopi selain perangkat elektronik.

Emiten berkode saham GLOB ini berkeyakinan bisnis tersebut memiliki prospek yang baik di masa mendatang dan dapat membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan.

“Ditunjang oleh laba kotor dari bisnis kopi ini yang relatif lebih tinggi daripada bisnis handphone,” tulis Djoko dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (14/2/2021).

Terkait dengan produk dagangan baru dan terlihat sangat berbeda dari produk sebelumnya itu, GLOB menjelaskan tidak melakukan perubahan Anggaran Dasar. Pasalnya, dalam praktik bisnis perseroan masih dalam usaha perdagangan.

Pada tahun ini, perseroan akan fokus di bisnis gaya hidup tersebut dan tetap menggenjot penjualan handphone dan aksesorisnya secara online dengan posisi perseroan sebagai penjual resmi di market place.

Adapun, pada kuartal I/2020 perseroan telah menyerahkan operasional toko fisik ke PT Trio Distribusi. Setelah alih operasi itu, GLOB memperoleh pendapatan yang tetap setiap bulan dari Trio Distribusi walaupun status kepemilikan toko masih di GLOB.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2021, GLOB membukukan penurunan pendapatan sebesar 86,34 persen secara tahunan menjadi Rp26,32 miliar dari sebelumnya Rp192,74 miliar.

Namun, beban keuangan yang berkurang membuat rugi perseroan turun menjadi Rp2,05 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu rugi Rp35,09 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

handphone kopi peritel global teleshop biji kopi
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top