Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Lelang SUN Hari Ini, Pemerintah Kumpulkan Penawaran Rp83,79 Triliun

Berdasarkan data dari laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, SUN seri terbaru FR0087 menjadi yang paling dicari investor dengan jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp34,79 triliun.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 02 Februari 2021  |  16:52 WIB
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (2/2/2021) menghasilkan penawaran sebesar Rp83,79 triliun.

Jumlah penawaran yang masuk pada hari ini mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan hasil penawaran pada lelang SUN sebelumnya pada 19 Januari 2021. Pada lelang tersebut, pemerintah berhasil mengumpulkan penawaran sebesar Rp55,29 triliun.

Berdasarkan data dari laman Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, SUN seri terbaru FR0087 menjadi yang paling dicari investor dengan jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp34,79 triliun. Seri akan jatuh tempo pada 15 Februari 2031 ini dimenangkan sebesar Rp12,45 triliun

Sementara itu, Seri FR0083 yang jatuh tempo pada 15 April 2040 menjadi SUN dengan jumlah peminat terbanyak kedua pada lelang hari ini. Dari penawaran sebesar Rp13,37 triliun, pemerintah memenangkan Rp4,9 triliun. Adapun, dari jumlah tersebut, pemerintah memenangkan Rp35 triliun.

Sebelumnya, Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto ketidakpastian akan membayangi lelang SUN seiring dengan lonjakan kasus virus corona yang terus terjadi di Indonesia.

Ramdhan memaparkan, lonjakan kasus virus corona serta perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menimbulkan kekhawatiran dari investor asing terhadap kondisi pasar domestik. Hal tersebut juga diperburuk dengan tren kasus positif virus corona yang belum menunjukkan penurunan di Indonesia.

“Investor juga masih akan memantau efektivitas vaksin virus corona. Hal ini masih akan menekan pasar SUN Indonesia minggu depan dan membuat mereka cenderung lebih waspada untuk masuk ke lelang SUN,” jelasnya saat dihubungi pada Jumat (29/1/2021).

Berdasarkan kondisi tersebut, Ramdhan memprediksi hasil penawaran pada lelang SUN akan berada di kisaran Rp60 triliun. Jumlah tersebut sedikit lebih besar dibandingkan hasil lelang SUN terakhir pada 19 Januari 2021 lalu yang berhasil menghimpun Rp55,29 triliun.

Adapun, sepanjang 2021, pemerintah telah menggelar 2 lelang SUN, yakni pada 5 Januari 2021 dan 19 Januari 2021. Pada lelang perdana 5 Januari lalu, pemerintah berhasil mengumpulkan penawaran Rp97,16 triliun.

Pemerintah juga telah menggelar lelang SUN tambahan atau greenshoe option sebanyak 1 kali pada 20 Januari lalu. Pada lelang tersebut, pemerintah mencatatkan penawaran sebesar Rp16,5 triliun.

Ia melanjutkan, investor domestik masih akan menjadi penopang utama. Hal tersebut didukung oleh tingkat likuiditas dalam negeri yang berlimpah, utamanya dari sektor perbankan.

SeriJatuh TempoPenawaran MasukJumlah DimenangkanYield rata-rata tertimbang yang dimenangkan
SPN032105055 Mei 2021Rp1,55 triliunRp 1 triliun2,97%
SPN122202033 Februari 2022Rp4,2 triliunRp2 triliun 3,2%
FR008615 April 2026

 

Rp17,593 triliunRp12,4 triliun5,15%

 

FR008715 Februari 2031Rp34,7975 triliunRp12,45 triliun6,12%

 

FR008815 Juni 2036Rp6,9088 triliun

 

Rp0,75 triliun6,23%

 

FR008315 April 2040Rp13,376 triliunRp4,9 triliun6,79%
FR008915 Agustus 2051Rp5,3696 triliunRp1,5 triliun6,74%

 

 

Sumber: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi surat utang negara lelang sun
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top