Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SRIL Cari Momentum Realisasikan Rencana Rilis Global Bond US$325 Juta

Untuk diketahui, emiten berkode saham SRIL itu berencana menerbitkan obligasi global sebanyak-banyaknya US$325 juta dengan kupon dan tenor yang belum dijelaskan secara detail oleh perseroan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  21:25 WIB
Seorang karyawan tengah memeriksa mesin di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. - sritex.co.id
Seorang karyawan tengah memeriksa mesin di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. - sritex.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk., terus mencari waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana penerbitan obligasi global dengan nilai sebanyak-banyaknya US$325 juta.

Corporate Communication Sri Rejeki Isman Joy Citradewi mengatakan bahwa perseroan menunda rencana penerbitan obligasi tersebut dalam waktu dekat.

“Untuk rencana penerbitan saat ini kami tunda dulu, karena melihat kondisi pasar yang belum membaik,” ujar Joy kepada Bisnis, Rabu (27/1/2021).

Untuk diketahui, emiten berkode saham SRIL itu berencana menerbitkan obligasi global sebanyak-banyaknya US$325 juta dengan kupon dan tenor yang belum dijelaskan secara detail oleh perseroan.

Perseroan juga belum menjelaskan secara detail rencana penggunaan dana dari hasil penerbitan obligasi tersebut. Obligasi global itu akan diterbitkan dan dicatatkan di Bursa Efek Singapura.

Nantinya, obligasi itu akan dijamin entitas anak usaha perseroan, yaitu oleh PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya.

Adapun, hingga kuartal III/2020 SRIL berhasil mencetak pertumbuhan tipis 1,34 persen terhadap kinerja penjualan menjadi sebesar US$907,11 juta, dibandingkan dengan perolehan kuartal III/2019 sebesar US$895,07 juta.

Selain itu, SRIL juga berhasil mencetak pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 103,93 persen secara year on year menjadi US$78,89 juta hingga kuartal III/2020.

Sementara itu, total liabilitas SRIL per 30 September 2020 berada di posisi US$1,08 miliar, naik dari posisi 31 Desember 2019 sebesar US$966,58 juta. Total aset SRIL per akhir September 2020 di posisi US$1,74 miliar, naik dari posisi akhir Desember 2019 sebesar US$1,55 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi sri rejeki isman sritex emiten tekstil
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top