Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bakal Dapat Duit Setara Rp3 Triliun, Modal Pabrik Semen Ini (SMCB) Kian Kokoh

Taiheiyo Cement Corporation bakal mengakuisisi saham PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) lewat skema rights issue yang akan berlangsung Juli 2021 mendatang.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  15:43 WIB
Produk semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB). Istimewa
Produk semen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan semen asal Jepang, Taiheiyo Cement Corporation, akan mengakuisisi saham milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. lewat penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai US$220 juta. Aksi korporasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli 2021.

Presiden Direktur Solusi Bangun Indonesia Aulia Mulki Oemar mengatakan perseroan telah melakukan penandatanganan perjanjian pengalihan dan penyertaan modal dengan PT Semen Indonesia Industri Bangunan dan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) pada 26 Januari 2021

“Rencana investasi TCC pada perseroan kurang lebih sekitar US$220 juta atau ekuivalennya dalam rupiah,” tulis Aulia dalam keterbukaan informasi, Rabu (27/1/2021).

Pada saat bersamaan, emiten dengan kode saham SMCB itu juga menandatangani perjanjian induk jual beli (offtake) semen antara perseroan dengan TCC. Dengan penambahan modal itu, SMCB berharap bisa memperkuat struktur permodalan dan mengembangkan kegiatan usaha. 

Masafumi Fushihara, President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation, menjelaskan bahwa HMETD akan dilakukan setidaknya pada Juli 2021 sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia dan ketentuan rights issue di Jepang.

“Harga pembelian saham ditetapkan Rp2.300 per saham atau maksimal US$220 juta. Akan disesuaikan dengan kurs saat transaksi dengan minimum akuisisi saham sebesar 15 persen,” tulis Fushihara dalam keterangan resmi.

Merujuk pada kurs rupiah di pasar spot Rp14.062,67, nilai pembelian saham tersebut diestimasi mencapai Rp3 triliun.

Adapun, transaksi ini merupakan kelanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani TCC dengan induk SMCB yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. pada 21 April 2020.

Setelah transaksi HMETD ini, SMCB pun akan menjadi afiliasi dari Taiheiyo Cement. TCC nantinya akan mengirimkan perwakilan direksi dan komisioner untuk ditempatkan di SMCB.

Sebagai tambahan, pabrik milik SMCB di Tuban yang memiliki kapasitas 3 juta ton per tahun juga akan mendapat pendanaan untuk meningkatkan pengiriman ke Amerika Serikat.

“Peningkatan kapasitas pengiriman dan ekspor 500.000 ton semen per tahun ke anak usaha kami di AS,” tulis Fushihara.

Permintaan semen di Negeri Paman Sam diperkirakan bakal terus bertumbuh. Namun, TCC melalui SMCB akan mencoba mengirimkan semen secara stabil pada level 500.000 ton per tahun untuk mempertahankan kompetitivitas perseroan di sana.

Sebelumnya, Semen Indonesia mengakuisisi Solusi Bangun Indonesia pada 2019. Dengan adanya kemitraan dengan TCC, kerjasama antar perseroan diharapkan semakin baik dalam hal produksi semen dan produk turunannya, sumber daya alam termasuk batu kapur, lingkungan hidup, bahan bangunan, perdagangan semen, serta penelitian dan pengembangan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen semen indonesia solusi bangun indonesia
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top