Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cari Dana Segar Puluhan Triliun, Grab Berencana IPO di Bursa AS

Grab berencana melakukan IPO di bursa AS untuk meraup dana segar Rp28 triliun atau US$2 miliar.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  16:35 WIB
Ilustrasi pengemudi ojek daring Grab. - Reuters/Beawiharta
Ilustrasi pengemudi ojek daring Grab. - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA - Raksasa ride-hailing Asia Tenggara Grab Holdings Inc. sedang mempertimbangkan untuk mendaftarkan sahamnya di bursa Amerika Serikat tahun ini untuk mengumpulkan lebih dari US$2 miliar atau Rp28 triliun.

Dikutip dari Bloomberg dan Reuters, kesepakatan tersebut belum diselesaikan dan dapat berubah tergantung pada kondisi pasar.

Saingan Indonesia Gojek sedang dalam diskusi lanjutan tentang penggabungan dengan pionir e-commerce lokal PT Tokopedia, menjelang penawaran umum perdana yang direncanakan dari entitas gabungan, dilansir dari Bloomberg News.

Pasangan itu telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018 tetapi diskusi dipercepat setelah pembicaraan kesepakatan antara Gojek dan Grab menemui jalan buntu, ungkap sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Chief Executive Officer Grab Anthony Tan terus menolak tekanan dari Bos SoftBank Group Corp. Masayoshi Son untuk menyerahkan sebagian kendali setelah merger dengan Gojek, menurut sumber Bloomberg.

Rencana IPO Grab sebenarnya telah lama beredar. Jika Grab dan Gojek mengambil langkah merger, banyak pihak saat itu menilai aksi korporasi itu akan melancarkan upaya perusahaan untuk melakukan initial public offering (IPO).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia ipo grab indonesia

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top