Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pendiri dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya berfoto di kantor pusat e-commerce tersebut di Jakarta, Indonesia, Jumat (19/2/2016). - Bloomberg/Dimas Ardian
Premium

Heboh Tokopedia IPO & Rencana Go Public 'Cek Kosong' di Asia Tenggara

24 Desember 2020 | 13:49 WIB
Para investor di perusahaan startup seperti Tokopedia, Gojek maupun Grab mulai mempertimbangkan melakukan penghimpunan dana melalui pasar modal atau initial public offering.

Bisnis.com, JAKARTA - Manajemen Tokopedia telah angkat bicara mengenai rencana IPO pada 2021 mendatang. Salah satu skema yang dipertimbangkan yakni merger dengan perusahaan kosong Bridgetown Holdings Ltd, perusahaan investasi yang didukung miliarder Richard Li dan Peter Thiel

“Kami tengah mempertimbangkan untuk mengakselerasi rencana kami untuk menjadi perusahaan publik, dan telah menunjuk Morgan Stanley dan Citi sebagai penasihat kami dalam hal ini. Saat ini, kami belum memutuskan pasar dan metode untuk ini,” ujar manajemen Tokopedia pekan lalu.

Skema IPO itu salah satunya dengan mengkaji merger dengan special purpose acquisition company (SPAC) atau perusahaan akuisisi bertujuan khusus. 

“SPAC merupakan salah satu opsi yang potensial yang bisa kami pertimbangkan, namun belum ada yang kami putuskan untuk saat ini,” lanjutnya.

Dikutip dari Bloomberg, special vehicle company ini sedang menjajaki struktur dan kelayakan kesepakatan dengan Tokopedia, salah satu startup paling besar di Asia Tenggara, kata sumber tersebut. Adapun, penggabungan dengan SPAC telah menjadi metode yang semakin populer untuk bisnis yang dimiliki untuk meningkatkan modal untuk pertumbuhan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top