Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Diperkirakan Melemah, Begini Proyeksi Pergerakan Esok Hari (15/1)

Pada perdagangan hari ini, Kamis (14/1/2021), IHSG ditutup melemah 0,11 persen atau 6,89 poin ke level 6.428,315. Sepanjang perdagangan, IHSG berada di kisaran 6.407,57 hingga 6.465,532.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  20:45 WIB
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan mengamati pergerakan saham di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/11/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahannya pada perdagangan esok hari, Jumat (15/1/2021).

Pada perdagangan hari ini, Kamis (14/1/2021), IHSG ditutup melemah 0,11 persen atau 6,89 poin ke level 6.428,315. Sepanjang perdagangan, IHSG berada di kisaran 6.407,57 hingga 6.465,532.

Sementara itu, di antara seluruh konstituen IHSG terdapat 194 saham menguat, 301 saham terkoreksi, dan 144 saham terpantau tidak bergerak daripada posisi sebelumnya.

Sebanyak 5 dari 10 indeks sektoral berakhir di zona merah, didorong oleh sektor properti yang melemah 0,96 persen dan finansial yang terkoreksi 0,63 persen.

Di sisi lain, sektor industri dasar memimpin 5 sektor yang menguat dengan kenaikan 1,61 persen, disusul sektor infrastruktur yang menguat 0,73 persen.

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih atau net buy hingga Rp2,76 triliun dengan sasaran utama aksi beli terhadap saham-saham big caps.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan kejenuhan membayangi investor di saat mayoritas saham-saham telah menguat optimis. 

Secara teknikal IHSG membentuk pola tweezers top setelah terkoreksi dan mengonfirmasi pola candlestick nothern star.

“Indikator stochastic membentuk pola dead-cross pada area overbought dengan indikasi terkoreksi lanjutan di akhir pekan. Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi melemah,” ungkap Lanjar dalam risetnya yang diterima Bisnis, Kamis (14/1/2021).

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 6.380 dan resistance 6.465. Adapun saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal antara lain AALI, LSIP, MAPI, dan SCMA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top