Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBRI dan BBCA Diborong Asing, Indeks Bisnis 27 Dibuka di Zona Hijau

Sejumlah emiten pada indeks 27 memenuhi daftar saham yang dibeli oleh investor asing pada sesi perdagangan hari ini.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  09:22 WIB
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Bisnis 27 terpantau melemah pada pembukaan perdagangan hari Jumat (8/1/2021).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia dan bursa ini ada di level 527,5 , naik 0,96 persen dibandingkan posisi penutupan kemarin di level 522,52.

Dari seluruh anggota konstituen yang ada, sebanyak 21 saham terpantau naik. 3 saham stagnan dan 3 terpantau berada di zona merah.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menjadi penggerak utama penguatan indeks dengan kenaikan 4,46 persen ke 1640. Menyusul dibelakangnya adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) yang masing-masing naik 3,9 persen dan 3,36 persen.

Sejumlah emiten pada indeks 27 memenuhi daftar saham yang dibeli oleh investor asing pada sesi perdagangan hari ini. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memuncaki daftar sementara dengan nilai beli bersih Rp40,1 miliar.

Anggota indeks Bisnis 27 lain yang juga diborong oleh para investor diantaranya adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan nilai beli Rp38,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) masing-masing sebesar Rp10,1 miliar dan Rp5,3 miliar.

Sementara itu, saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) terpantau melemah 1,06 persen disusul oleh dua emiten lainnya yakni PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang terkoreksi masing-masing 0,76 persen dan 0,39 persen

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top