Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kaesang Setia Tambah Saham BUMN Antam (ANTM) dan PGN (PGAS)

Kaesang menyebutkan dirinya belum melakukan profit taking saham PGAS dan ANTM. Bahkan, putra bungsu Presiden Joko Widodo ini melakukan average up.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  12:28 WIB
Kaesang Pangarep - Instagram @kaesangp
Kaesang Pangarep - Instagram @kaesangp

Bisnis.com, JAKARTA - Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, masih menjagokan saham BUMN PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM).

Dalam akun twitter-nya pada Selasa (29/12/2020), Kaesang menyebutkan dirinya belum melakukan profit taking saham PGAS dan ANTM. Bahkan, dia memilih melakukan average up.

"Saya sampe sekarang belom take profit untuk $ANTM $PGAS. Yang saya lakukan malah average up," ujarnya.

Pengertian average up (AU) dalam dunia saham adalah pembelian saham yang sudah kita miliki, di harga lebih tinggi untuk memaksimalkan potensi keuntungan. Artinya, Kaesang terus melakukan pembelian saham PGAS dan ANTM, dengan estimasi akan mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi.

Pada perdagangan Selasa (29/12/2020) akhir sesi I, saham ANTM koreksi 20 poin atau 1 persen menjadi Rp1.980. Sepanjang hari ini, saham ANTM bergerak di rentang Rp1.960-Rp2.070. Level Rp2.070 merupakan posisi tertinggi saham ANTM.

Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp47,58 triliun dengan price to earning ratio (PER) 42,7 kali. Nilai transaksi mencapai Rp1,07 triliun, tertinggi di antara saham lainnya siang ini.

Saham ANTM sejatinya masih mencatatkan kinerja ciamik, setelah sempat terjerembab ke level Rp338. Sepanjang 2020, saham ANTM naik 135,71 persen. Investor asing juga masuk dengan net buy Rp113,53 miliar sepanjang 2020.

Sementara itu, saham PGAS hingga sesi I Selasa (29/12/2020) juga koreksi 1,41 persen atau 25 poin menuju Rp1.745. Hingga siang ini saham PGAS bergerak di rentang Rp1.730-Rp1.810.

Total transaksinya mencapai Rp328,68 miliar. Kapitalisasi pasar PGAS sebesar Rp42,3 triliun dengan PER 39,92 kali.

Sepanjang tahun berjalan, saham PGAS masih koreksi 19,59 persen. Namun, dalam 3 bulan terakhir saham PGAS berhasil menanjak 72,77 persen.

Namun demikian, Kaesang masih yakin portofolio saham PGAS mengilap. Bahkan, dia meyakini pergerakan saham Perusahaan Gas Negara (PGN) akan mampu menembus level Rp2.100 pada tahun depan. Pemilik akun Instagram @sahamrakyat itu juga melabeli rekomendasinya dengan sebutan ‘Sangmology’.

“Kalau besok $PGAS bisa tembusin 1.750, kayaknya bakalan mulus perjalanannya ke 2.100. Gimana cuanmin @sahamrakyat? #SangMology,” tulisnya melalui akun Twitter, Senin (14/12/2020) malam.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG antam PGN kaesang
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top