Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Harga Emas Hari Ini Senin (28/12), Ditopang Pelemahan Dolar AS

Harga emas stabil dan sebagian besar logam dasar lebih tinggi dalam perdagangan yang menipis, dengan investor menilai perkembangan terbaru dari paket pengeluaran bantuan virus di AS.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  14:48 WIB
Emas batangan 24 karat cetakan PT Aneka Tambang Tbk. - logammulia.com
Emas batangan 24 karat cetakan PT Aneka Tambang Tbk. - logammulia.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas mendapatkan tenaga untuk reli seiring dengan rencana penggelontoran stimulus ekonomi di Amerika Serikat yang dapat memukul dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis (24/12/2020), harga emas spot naik 0,56 persen atau 10,57 poin menuju US$1.883,46 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 juga meningkat 0,27 persen atau 5,1 poin menuju US$1.833,2 per troy ounce.

Sementara itu, Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama turun 0,11 persen ke level 90,223.

Mengutip Bloomberg, harga emas stabil dan sebagian besar logam dasar lebih tinggi dalam perdagangan yang menipis, dengan investor menilai perkembangan terbaru dari paket pengeluaran bantuan virus di AS dan pengumuman akhir dari kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.

Negosiator Inggris dan Uni Eropa telah menyelesaikan perjanjian perdagangan bersejarah pasca-Brexit mereka, menghindari ancaman perpisahan yang sengit.

Partai Republik pada hari Kamis keberatan dengan upaya Pemimpin Mayoritas DPR Steny Hoyer untuk mengganti pembayaran US$600 dalam undang-undang bantuan pandemi terbaru dengan pembayaran US$2.000 yang diinginkan Trump. Demokrat akan mencoba lagi 28 Desember, dengan RUU baru serupa yang akan diajukan ke pemungutan suara penuh di lantai DPR.

"Harga emas diuntungkan dari terobosan kesepakatan perdagangan Brexit yang membuka jalan bagi dolar yang lebih lemah," kata Edward Moya, seorang analis pasar senior di Oanda Corp. Logam dapat melihat keuntungan lebih lanjut jika kebuntuan bantuan virus AS diselesaikan.

Investor melihat permintaan Trump untuk perubahan pada bantuan pandemi AS, berharap bahwa pengeluaran stimulus akan datang cepat atau lambat.

Aluminium memimpin kenaikan di antara sebagian besar logam dasar di London Metal Exchange, naik 1,2% menjadi menetap di $ 2.030 per ton, sementara tembaga turun 0,7%.

Indeks logam dasar LME mencapai level tertinggi tujuh tahun minggu lalu, didorong oleh prospek bull market jangka panjang baru untuk komoditas seiring pemulihan ekonomi dari krisis virus corona.

Analis Capital Futures Wahyu Laksono mengatakan, sentimen stimulus dari AS dan langkah terkait The Fed akan menjadi katalis utama yang menentukan pergerakan harga emas.

Menurut Wahyu, isu jangka pendek terkait stimulus fiskal AS dan arah kebijakan ekonomi Presiden terpilih AS, Joe Biden, masih berpotensi menekan harga emas. Meski demikian kebijakan The Fed yang suportif terhadap emas membuat peluang kenaikan harga dalam jangka menengah dan panjang masih terbuka.

“Langkah yang dilakukan The Fed hingga kini masih mendukung kenaikan harga komoditas,” ujarnya.

Hal tersebut juga ditambah dengan langkah yang dilakukan The Fed sejauh ini masih mendukung kenaikan harga komoditas.

Dalam simposium di Jackson Hole pada musim panas lalu, Gubernur The Fed, Jerome Powell menyatakan pihaknya akan menggunakan target rata-rata inflasi yang dapat melewati 2 persen tanpa harus mengubah kebijakannya.

Hal tersebut, lanjut Wahyu, berarti membiarkan terjadinya kenaikan inflasi hingga pasar tenaga kerja kembali menguat.

Kebijakan tersebut amat akomodatif dan dapat memicu pelemahan dolar AS serta menguatkan lawan dolar AS seperti mata uang lain dan emas.

“Dalam jangka menengah dan panjang, harga emas masih akan terus menguat. Sementara, hingga akhir 2020 kisaran harga emas berada di level US$1.800 hingga US$1.900,” katanya.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.

14:47 WIB

Harga emas naik lagi

Pukul 14.44 WIB, harga emas spot naik lagi 0,16 persen atau 2,95 poin menuju US$1.886,41 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 meningkat 0,35 persen atau 6,6 poin menuju US$1.889,8 per troy ounce.

13:37 WIB

Harga emas berbalik

Pukul 13.34 WIB, harga emas spot berbalik lesu 0,07 persen atau 1,31 poin menuju US$1.882,15 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 meningkat 0,29 persen atau 5,4 poin menuju US$1.888,6 per troy ounce.

11:23 WIB

Harga emas masih lincah

Pukul 11.21 WIB, harga emas spot naik 0,6 persen atau 11,3 poin menuju US$1.894,76 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 juga meningkat 0,84 persen atau 15,8 poin menuju US$1.899 per troy ounce.

10:13 WIB

Harga emas makin bersinar

Pukul 10.10 WIB, harga emas spot naik 0,6 persen atau 11,39 poin menuju US$1.894,85 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 juga meningkat 0,93 persen atau 17,5 poin menuju US$1.900,7 per troy ounce.

08:51 WIB

Harga Emas Naik Kencang

Pada perdagangan Senin (28/12/2020) pukul 08.46 WIB, harga emas spot naik 0,64 persen atau 12,05 poin menuju US$1.895,51 per troy ounce.

Harga emas Comex kontrak Februari 2021 juga meningkat 0,79 persen atau 14,9 poin menuju US$1.898,1 per troy ounce.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini dolar as
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top