Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kucurkan Rp200 Miliar, Mark Dynamics (MARK) Tambah Pabrik

Emiten berkode saham MARK itu menyiapkan dana sekitar Rp200 miliar un­­tuk pem­bangunan pab­­rik baru.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 19 Desember 2020  |  13:03 WIB
Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh - Istimewa
Presiden Direktur Mark Dynamics Ridwan Goh - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN — PT Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) bakal mengu­curkan investasi senilai Rp200 miliar untuk mem­ba­ngun pabrik baru agar kapasitas produksi cetakan sarung tangan per­se­roan meningkat menjadi 1,4 juta pieces per bulan.

Ridwan Goh, Presiden Di­­rek­tur Mark Dynamics Indonesia, menuturkan perseroan telah merancang ekspansi pada 2021. Emiten berkode saham MARK itu menyiapkan dana sekitar Rp200 miliar un­­tuk pem­bangunan pab­­rik baru.

“Kami menargetkan un­­tuk mencapai total kapasitas produksi sebanyak 1,4 juta pieces per bulan mu­­lai dari pa­­ruh ke­­dua tahun depan,” kata Ridwan Goh, Rabu (17/12).

Saat ini, MARK sedang mem­­ba­ngun pabrik baru kedua di atas lahan seluas 9 hektare di daerah Dalu Se­puluh, Tan­jung Morawa. Pab­rik baru itu diharapkan dapat merea­li­sa­si­kan target ca­paian produksi pada 2021.

Alokasi investasi itu le­­bih besar dari belanja mo­­dal pada 2020 yang di­ang­garkan se­­besar Rp40 miliar dan telah ter­serap se­luruhnya hingga Sep­tem­ber 2020. Belanja modal ter­sebut dikucurkan MARK un­­tuk pengadaan me­­sin un­­­­tuk menambah kapasitas pro­­­duksi se­­ni­lai Rp20 mi­­liar daan eks­pansi produk sanitari Rp20 miliar.

Selain me­­nam­bah ka­­pasitas pro­duksi, MARK juga akan me­­lakukan eks­pansi ekspor ke dua negara tujuan baru, yaitu China dan sebagian negara di Be­­nua Amerika.

“Ekspansi pasar baru kami yang terutama ada­lah China dan sebagian Ame­rika. Target pen­jual­an pada 2021 ada­lah sebesar Rp875 miliar,” imbuhnya.

Menurut Ridwan, MARK su­­­dah mendapatkan kontrak baru sebesar US$52 juta untuk pengapalan pada 2021. Hingga saat ini, pen­­jualan ekspor mem­beri andil 95% dari total pen­­jualan MARK.

Dalam 9 bulan 2020, MARK membukukan total penjualan sebesar Rp344,47 miliar, naik 28,91% secara year on year (yoy). Se­ja­lan de­ngan kenaikan pen­da­pat­an, laba bersih per­se­roan tumbuh 38,87% secara ta­­hunan dari Rp65,49 miliar menjadi Rp90,95 miliar per kuartal III/2020. Hingga akhir ta­­hun ini, laba ber­sih MARK di­­proyeksi me­­nem­bus Rp130 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal Mark Dynamics Indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top