Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Saham Eropa Dibuka di Zona Hijau, Bursa Jerman Naik 0,38 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 dibuka menguat 0,26 persen, sementara indeks DAX Jerman naik 0,38 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 25 November 2020  |  15:49 WIB
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. -  Bartek Sadowski / Bloomberg
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. - Bartek Sadowski / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa dibuka menguat perdagangan Rabu (25/11/2020). Hal ini terjadi di tengah sikap investor yang menimbangi ekspektasi terhadap kejelasan vaksin dan transisi kekuasaan di AS dengan outlook ekonomi yang masih menantang ditengah pandemi virus corona.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 dibuka menguat 0,26 persen, sementara indeks DAX Jerman naik 0,38 persen.

Selanjutnya, indeks FTSE All Share Inggris juga menghijau sebesar 0,26 persen, dan indeks CAC 40 Perancis bergerak naik 0,35 persen.

Sentimen transisi Presiden terpilih Joe Biden, dan inisiatifnya untuk mengubah struktur kepemimpinan di Departemen Keuangan dengan menominasikan Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan, ditambah dengan kandidat vaksin ketiga yang menjanjikan membuat ekuitas global menanjak.

Berita vaksin Covid-19 telah memicu optimisme bahwa pemulihan ekonomi global dapat berlanjut meskipun memang masih lebih banyak berita meresahkan tentang virus mematikan tersebut.

Dengan kasus yang meningkat di lebih banyak negara bagian AS, pemerintah akhirnya memberlakukan pembatasan sosial menjelang liburan Thanksgiving.

Selanjutnya, banyak data indikator ekonomi AS, mulai dari klaim pengangguran hingga kepercayaan konsumen serta pendapatan pribadi akan segera dirilis. Risalah diskusi Federal Open Market Committee (FOMC) juga akan dirilis pada hari ini.

Head Asia Pacific Strategist Daily FX Ilya Spivak mengatakan, hasil diskusi FOMC merupakan salah satu faktor penting utama yang akan menentukan risiko pasar ke depannya.

“Pasar terlihat enggan menanggapi sentimen ini. Kekhawatiran mereka adalah The Fed akan melanjutkan langkahnya yang masih bersifat membiarkan, tidak ada pengetatan, tetapi juga tidak ada pelonggaran,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top