Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini, Serok Saham GGRM dan ITMG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di area level support 5.381 dan 5.250 dan level resistance 5.570 dan 5.600. MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham GGRM dan ITMG
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 19 November 2020  |  07:00 WIB
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren penguatan perdagangan hari ini, Kamis (19/11/2020). Rekomendasi buy on weakness diberikan untuk saham rokok dan pertambangan.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan, Rabu kemarin (18/11), IHSG bergerak menguat 0,5 persen dan ditutup di level 5,557. Pergerakan tersebut telah mengenai target penguatan yang ditetapkan sebelumnya.

Tim analis MNC Sekuritas menyatakan,  saat ini IHSG telah berada di area wave v dari wave (v) dari wave [iii] dengan target berada pada rentang 5.570-5.650.

Setelahnya, IHSG akan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] dengan target koreksi 5.350-5.470.

"Level support terkonfirmasi adalah 5.381 dan 5.250, sementara level resistance terkonfirmasi adalah 5.570 dan 5.600," demikian kutipan laporan tersebut pada Kamis (19/11/2020).

Berikut saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan hari ini:

GGRM - Buy on Weakness (42,875)

Pada perdagangan kemarin (18/11), GGRM ditutup menguat 1,1 persen ke level 42,875. Kami perkirakan saat ini, posisi GGRM sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C) pada skenario biru. Hal tersebut berarti, GGRM masih berpotensi melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 41,200-42,100

Target Price: 45,000, 48,000

Stoploss: 40,000

ITMG - Buy on Weakness (9,200)

Kemarin (18/11), ITMG ditutup menguat tipis 0,5 persen ke level 9,200 dengan volume yang lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya. Posisi ITMG sendiri kami perkirakan saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Hal ini berarti, ITMG berpeluang menguat bila mampu menembus resistance 9,500.

Buy on Weakness: 8,900-9,100

Target Price: 9,650, 10,000

Stoploss: below 8,425

BBRI - Accum Buy (4,040)

BBRI ditutup menguat 2 persen ke level 4,040 pada perdagangan kemarin (18/11). Selama BBRI belum mampu menembus resistance di 4,190, maka BBRI masih rentan terkoreksi untuk membentuk wave 4 dari wave (C). Manfaatkan koreksi ini untuk melakukan akumulasi.

Accum Buy: 3,700-3,920

Target Price: 4,200, 4,400

Stoploss: below 3,690

GIAA - Sell on Strength (392)

GIAA ditutup menguat signifikan sebesar 18,8 persen ke level 392. Kami perkirakan saat ini posisi GIAA sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (A) pada skenario biru. Hal tersebut berarti, penguatan GIAA sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi. Adapun level koreksi GIAA berada pada rentang 330-380.

Sell on Strength: 394-406

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top