Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba Uni-charm (UCID) Anjlok Hampir 40 Persen, Ini Alasannya!

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2020, emiten berkode saham UCID tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp6,2 triliun, menurun tipis 0,83 persen secara year on year.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 15 November 2020  |  13:23 WIB
Tisu basah mammy poko, salah satu produk andalan PT Uni/charm Indonesia Tbk. (UCID), Istimewa
Tisu basah mammy poko, salah satu produk andalan PT Uni/charm Indonesia Tbk. (UCID), Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produk sanitari PT Uni-charm Indonesia Tbk. (UCID) mencatatkan penurunan kinerja keuangan hingga periode kuartal ketiga tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan per September 2020, emiten berkode saham UCID tersebut membukukan pendapatan sebesar Rp6,2 triliun, menurun tipis 0,83 persen secara year-on-year (yoy).

Di sisi lain, perseroan mencatatkan penurunan laba bersih 39,3 persen menjadi Rp199,84 miliar yang diakibatkan oleh kerugian selisih kurs yang membengkak hingga Rp143,37 miliar sepanjang periode tersebut.

Bisnis UCID masih ditopang oleh penjualan diapers atau popok yang berkontribusi 95,24 persen terhadap pemasukan perseroan hingga periode kuartal ketiga tahun 2020.

Sementara, segmen penjualan non diapers atau bukan pokok mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20,49 persen secara tahunan, meskipun kontribusi segmen tersebut terhadap pendapatan hanya sebesar 4,76 persen.

Berdasarkan posisi keuangan, pos liabilitas perseroan naik 5,76 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2019 menjadi Rp4,2 triliun, diikuti dengan peningkatan tipis pos ekuitas 0,7 persen dibandingkan akhir tahun lalu menjadi Rp4,37 triliun.

Hal ini pada akhirnya membuat aset perseroan tercatat menjadi Rp8,57 triliun, naik 3,12 persen dibandingkan akhir tahun 2019 lalu.

Di samping itu, kas dan setara kas perseroan juga naik signifikan menjadi Rp1,93 triliun disebabkan oleh tingginya arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten Unicharm Indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top