Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Euforia Kemenangan Joe Biden Berakhir, Bursa Asia Ditutup Melemah

Indeks saham di beberapa bursa Asia kompak melemah. Euforia kemenangan Joe Biden dalam pilpres AS dinilai sudah berakhir. Dalam waktu dekat investor mungkin akan fokus terhadap penyebaran Covid-19 yang kembali marak dan membuat kekhawatiran pasar baru.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 12 November 2020  |  14:13 WIB
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia ditutup di zona merah pada perdagangan hari Kamis (12/11/2020) seiring dengan investor yang menilai penyebaran Covid-19 di beberapa negara memburuk. Investor juga menilai pasar saham di Asia sudah terlalu ‘panas’ sejak memulai reli pada pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks S&P/ASX 200 Australia terpantau terkoreksi 0,49 persen. Indeks Topix Jepang juga mengalami pelemahan setelah ditutup melemah 0,16 persen.

Sementara itu di Korea Selatan, indeks Kospi juga terpantau terkontraksi 0,41 persen disusul indeks Hang Seng Hong Kong yang bergerak menurun 0,43 persen. Indeks Shanghai Composite China juga ikut terkoreksi 0,13 persen.

Kepala Ekonom Apollo Global Management Inc Torsten Slok mengatakan bahwa dalam waktu dekat investor mungkin akan fokus terhadap penyebaran Covid-19 yang kembali marak dan membuat kekhawatiran pasar baru.

Adapun dalam sepekan terakhir bursa Asia menggeliat seiring dengan hasil pemilihan presiden Amerika Serikat yang menempatkan Joe Biden sebagai kandidat kuat pemenang pilpres. Biden telah mengumpulkan 270 electoral vote, jumlah yang cukup untuk memenangkan pilpres.

“Tampaknya akan menjadi kurva pemulihan berbentuk W,” ujar Slok seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (12/11/2020).

Dia menjelaskan bahwa kekhawatiran terbaru pasar itu akan menambahkan penderitaan ekonomi lebih lanjut dan dapat mengancam pasar ekuitas global yang telah berhasil melonjak hingga 10 persen pada bulan ini.

Sebagian investor telah mulai mencari perlindungan di saham perusahaan dengan neraca yang solid dan rangkaian produk yang mendapat manfaat dari jarak sosial.

Di sisi lain, Moderna Inc. mengatakan uji coba telah mencapai target utama untuk menganalisis keefektifan vaksin.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia Pilpres AS 2020
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top